29 September 2026 Ada Aksi Buruh, Lima Ruas Jalan Jakarta Bersiap Direkayasa
astakom.com, Jakarta – Pengguna jalan yang melintas di sekitar Gedung DPR/MPR RI perlu bersiap menghadapi potensi kepadatan pada Selasa (29/09/2026). Hal ini menyusul agenda aksi Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK Indonesia) yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.
Melansir dari unggahan resmi TMC Polda Metro Jaya pada akun @tmcpoldametro, kondisi lalu lintas di sekitar lokasi aksi akan disesuaikan secara situasional mengikuti perkembangan di lapangan. Pengguna jalan pun diimbau mengantisipasi kemungkinan penumpukan kendaraan.
Buat yang punya rute harian melewati kawasan DPR, Senayan, Palmerah, sampai Pejompongan, ada baiknya cek kondisi perjalanan sebelum berangkat.
Aksi buruh berlangsung di DPR
Agenda pada 29 September merupakan bagian dari rangkaian aksi buruh yang berlangsung di Jakarta. Sebelumnya, kelompok buruh juga menggelar aksi pada Kamis (24/09/2026) dan menyampaikan sejumlah aspirasi terkait isu ketenagakerjaan.
Pemberitaan mengenai aksi tersebut menyebut agenda penyampaian aspirasi buruh di Gedung DPR berlanjut pada 29 September serta 5–7 Oktober 2026.
Untuk agenda yang diinformasikan ASPEK Indonesia pada 29 September, massa dijadwalkan berkegiatan di kawasan Gedung DPR/MPR RI mulai pukul 10.00 WIB.
Lima ruas jalan perlu diantisipasi
Potensi kepadatan terutama perlu diperhatikan pada sejumlah ruas jalan yang berada di sekitar lokasi aksi.
Melansir informasi TMC Polda Metro Jaya melalui akun @tmcpoldametro, ruas yang masuk dalam antisipasi rekayasa lalu lintas meliputi:
- Jalan Gatot Subroto, khususnya depan Gedung DPR/MPR RI
- Jalan Gerbang Pemuda
- Jalan Gelora
- Jalan Palmerah Timur
- Jalan Pejompongan
Pengaturan arus tersebut bersifat situasional. Artinya, pola rekayasa lalu lintas dapat menyesuaikan kondisi kendaraan, pergerakan massa, serta situasi aktual di lokasi.
Jadi, informasi tersebut tidak berarti kelima ruas jalan akan otomatis ditutup sepanjang pelaksanaan aksi.
Pengguna jalan perlu cek rute
Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di sekitar lokasi aksi dapat mempertimbangkan jalur alternatif untuk menghindari potensi antrean.
Terutama mulai sekitar waktu aksi berlangsung, perjalanan menuju kawasan DPR/MPR, Senayan, Palmerah, dan Pejompongan bisa membutuhkan waktu lebih panjang apabila terjadi peningkatan volume kendaraan atau perubahan arus.
Karena rekayasa dilakukan secara situasional, pengguna jalan juga perlu mengikuti pembaruan lalu lintas dari kanal resmi kepolisian selama perjalanan.
Jadi, kalau rute harianmu melewati kawasan tersebut pada Selasa (29/09/2026), jangan lupa cek kondisi lalu lintas sebelum berangkat dan siapkan jalur alternatif. (deA/aNs)
Gen Z Takeaway
Aksi buruh dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB di kawasan DPR/MPR. Lima ruas jalan di sekitarnya berpotensi mendapat rekayasa lalu lintas secara situasional.









