Bikin Pecah! Syahrini Comeback Setelah 7 Tahun Vakum, Kelakuan dan Celotehan di Atas Panggung Bikin Ngakak
astakom.com, Jakarta - Syahrini akhirnya kembali ke panggung off air setelah tujuh tahun, bukan cuma bawa lagu lama, tapi juga lagu baru dan segudang gimmick di Pestapora 2026.
Syahrini akhirnya kembali tampil di panggung off air setelah sekitar tujuh tahun vakum. Momen comeback tersebut berlangsung di Pestapora 2026, Gambir Expo dan Hall D2 JIEXPO Kemayoran, Jakarta, pada Minggu (27/09/2026).
Kembalinya Syahrini kali ini langsung dibungkus dengan penampilan yang cukup ramai. Ia menyanyikan deretan lagu hits, memperkenalkan karya terbaru, mengajak musisi lain berkolaborasi, hingga melontarkan gimmick “Partai Incess Indonesia” di atas panggung.
Selama sekitar tujuh tahun tidak aktif di panggung off air, Syahrini mengatakan dirinya memilih memberikan perhatian lebih kepada keluarga.
“Tujuh tahun aku bukan menjaga jarak, tapi aku menjaga anak dan menjaga Reino Barack,” kata Syahrini.
Kini, Pestapora menjadi panggung pertama yang mempertemukannya lagi dengan penonton secara langsung.
“Tujuh tahun aku tidak menemui kalian, ini adalah panggung off air-ku yang pertama. Spesial malam hari ini datang untuk Pestapora,” ujarnya.
Bawa nostalgia dan lagu baru
Comeback Syahrini tidak cuma mengandalkan lagu-lagu lawas. Sekitar 11 lagu dibawakan dalam penampilannya, termasuk “Sesuatu”, “Seperti Itu”, “Kau Yang Memilih Aku”, “Aku Tak Biasa”, hingga “Gubrak Gubrak Gubrak Jeng Jeng Jeng”.
Ia juga memperkenalkan “Kau Yang Utama”, lagu yang dipersembahkan untuk suaminya, Reino Barack. Karya tersebut menjadi salah satu bagian baru dalam penampilan Syahrini setelah cukup lama tidak muncul di panggung off air.
“Lagu selanjutnya yang mau Inces nyanyikan itu adalah lagu yang Inces persembahkan khusus untuk suami tercinta bapak Reino Barack dan putri kami semata wayang,” tutur Syahrini.
Di atas panggung, gaya khas Syahrini juga tetap terasa. Ia beberapa kali berinteraksi dengan kru dan membuat suasana konser lebih cair. Salah satunya ketika meminta minuman hingga stand mic disesuaikan dengan kebutuhannya.
Adrian Khalif sampai NPD ikut meramaikan
Bagian lain yang membuat comeback Syahrini makin ramai adalah kolaborasinya dengan sejumlah musisi.
Syahrini mengajak Adrian Khalif ke atas panggung untuk membawakan “Alamak”. Setelah itu, NPD ikut bergabung dan membawakan “Sempurnanya Aku”. Ketiganya kemudian tampil bersama lewat “Jangan Memilih Aku”.
Duet dengan Adrian juga menghadirkan momen unik. Karena perbedaan tinggi badan, Syahrini meminta kru menyiapkan tangga agar posisi mereka saat bernyanyi bisa lebih sesuai.
“Adrian tinggi banget kayak UMR Singapura! Dancer, masukin tangga! Pegangin Adrian!”
Gimmick ternyata bukan cuma muncul ketika Syahrini sudah bernyanyi. Sehari sebelum tampil, ia lebih dulu mencuri perhatian dengan datang ke area Pestapora menggunakan kuda putih. Aksi tersebut menjadi semacam pembuka sebelum dirinya resmi naik panggung pada hari berikutnya.
Bikin “Partai Incess Indonesia”
Kalau biasanya panggung musik diisi lagu dan kolaborasi, Syahrini menambahkan satu kejutan lain: “Partai Incess Indonesia” atau PII.
Gimmick tersebut ditampilkan sebagai bagian dari pertunjukan. Syahrini membawa gong ke atas panggung dan mengajak penonton menjadi “kader” PII sebelum kemudian memukul gong sebagai tanda deklarasi dalam aksi panggungnya.
“Malam ini aku mau meresmikan partai sendiri, PII alias Partai Incess Indonesia! Kalian semua kadernya! Syaratnya apa? Harus jadi diri sendiri!”
Aksi tersebut merupakan gimmick hiburan dalam penampilan Syahrini di Pestapora, bukan pengumuman pembentukan organisasi politik nyata.
Setelah tujuh tahun lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga, Syahrini akhirnya kembali ke panggung off air dengan format yang cukup “Syahrini banget”: nostalgia tetap ada, lagu baru ikut dibawa, kolaborasi hadir, dan gimmick tidak ketinggalan. (deA/RaM)
Gen Z Takeaway
Syahrini comeback setelah tujuh tahun dan langsung “gaspol” di Pestapora: dari naik kuda, duet lintas musisi, sampai bikin gimmick Partai Incess Indonesia.









