Vibes Hangat Pertemuan Imam Besar Al-Aqsa dan Menag di Masjid Istiqlal

Penulis: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Anri Syaiful
Jumat, 25 September 2026 | 21:17 WIB
Vibes Hangat Pertemuan Imam Besar Al-Aqsa dan Menag di Masjid Istiqlal
Vibes Hangat Pertemuan Imam Besar Al-Aqsa dan Menag di Masjid Istiqlal [astakom/m Syauqi Amrullah]

astakom.com, Jakarta – Momen kehangatan spiritual terasa nyata di Masjid Istiqlal, Jakarta, saat Imam Besar Masjid Al-Aqsa, As-Syekh Muhammad Ahmad Muhammad Husain, bertemu dengan Menteri Agama RI sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A., dalam rangkaian ajang internasional International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 yang berlangsung di Masjid Istiqlal pada Jumat (25/09/2026).

Pertemuan global yang dihadiri oleh para duta besar serta ulama terkemuka dari berbagai belahan dunia ini menjadi wadah konsolidasi spiritual dan persatuan bagi seluruh elemen umat Islam di era modern.

Salam Palestina

Dalam pesannya yang menyentuh hati, As-Syekh Muhammad Ahmad Muhammad Husain menyampaikan kedatangannya membawa salam hangat dan doa perdamaian secara langsung dari tanah suci Palestina.

Ia menegaskan kebahagiaannya bisa bertegur sapa dan berdiri bersama ribuan jemaah di Masjid Istiqlal.

"Salam keberkahan dan kebaikan dari Palestina, dari pelataran Masjidil Aqsa yang diberkahi, yang siapapun rindu untuk memasukinya dan salat di dalamnya," tutur Imam Besar Al-Aqsa di Masjid Istiqlal pada Jumat, (25/09/2026).

Ia menambahkan kalau Masjid Al-Aqsa memiliki ikatan akidah yang tidak terpatahkan dengan dua masjid suci lainnya, yaitu Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah, sebagai tiga pusat spiritualitas utama umat Islam.

"Salam yang mengikat antara kaum muslimin dari Masjidil Aqsa juga dari Masjidil Haram Makkah dan Madinah" jelasnya.

Simbol Kejayaan

Melalui paparannya, As-Syekh Muhammad Ahmad Muhammad Husain mengingatkan hadirin kalau posisi Masjidil Aqsa bukan sekadar bangunan fisik, melainkan center of gravity dari peradaban dan akidah Islam sejak peristiwa mukjizat Isra dan Mikraj Nabi Muhammad SAW.

"Masjidil Aqsa adalah barometer atau kadar kemuliaan dan kejayaan umat Islam. Selama Masjidil Aqsa berada di tangan kaum muslimin dan mereka memegangnya dengan teguh, maka umat berada dalam kekuatan, kemuliaan, kehormatan, kemenangan, dan persatuannya," tegasnya.

Ia meneladani jejak sejarah kepemimpinan Khalifah Umar bin Khattab radhiyallahu 'anhu serta Pahlawan Salahuddin Al-Ayyubi yang membuktikan bahwa pembebasan dan penjagaan atas tanah suci Al-Quds selalu berbanding lurus dengan solidnya persatuan umat Islam di seluruh dunia.

Harapan Merdeka

Sheikh Muhammad Husain menuturkan kalau impian terbesar yang senantiasa dipanjatkan oleh setiap muslim yang ia temui di berbagai belahan dunia adalah kesempatan untuk bersujud di Al-Aqsa.

"Setiap kali saya bertemu dengan umat Islam di manapun, mereka selalu menengadahkan tangan berdoa kepada Allah: 'Ya Allah, karuniakanlah aku rezeki untuk salat dua rakaat di Masjidil Aqsa yang diberkahi,'" ungkapnya.

Ia optimis, perjuangan menjaga Baitul Maqdis dari penjajahan adalah amanah sejarah yang hari kemenangannya sudah semakin dekat. Fix, pembebasan dan kedamaian di Palestina bukanlah hal yang mustahil jika seluruh komponen umat tetap fokus dan bersatu memikul amanah ini.

Doa Bersama

Sesi puncak acara diwarnai dengan momen religius yang sangat menyentuh ketika Syekh Ahmad Ibrahim Al Showi selaku dosen senior Al-Azhar memimpin doa bersama di atas panggung mimbar utama. Seluruh imam masjid dunia dan jemaah yang hadir secara khusyuk mengaminkan doa persatuan tersebut.

“Allahumma wahhid kalimatal muslimin, Allahummajma’ kalimatal muslimin. Allahumma wahhid shaffahum wajbur dha’fahum.” tutur Syekh Ahmad dalam doa bahasa arabnya.

“Ya Allah, satukanlah kalimat kaum muslimin, satukanlah barisan mereka, obatilah kelemahan mereka... Ya Allah, karuniakanlah kami rezeki untuk salat di Masjidil Aqsa, dan jadikanlah kami atau keturunan kami sebagai bagian dari mereka yang memerdekakan Al-Aqsa” jelasnya yang diartikan dalam bahasa Indonesia. (nAD/aNs)

Gen Z Takeaway

Momen epic ini ngebuktiin kalau persatuan umat Islam bukan sekadar lip service, tapi fondasi nyata buat dukung kedamaian di Palestina. Dari Jakarta ke Al-Quds, energinya jelas banget: solidaritas global dan persatuan itu kunci utama biar umat makin solid dan enggak gampang dipecah belah.

Imam Besar Negara Sahabat Konferensi Imam Besar International Grand Imams Conference IGIC 2026

Infografis

Terkini