Soal Sanksi Registration Ban FIFA, Manajemen Persib Pastikan Tim Aman

Pewarta: A. Cuwantoro
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:08 WIB
Soal Sanksi Registration Ban FIFA, Manajemen Persib Pastikan Tim Aman
Starting XI Persib saat melawan Persebaya pada Piala Presiden 2026. [Persib]

astakom.com, Jakarta – Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) memberikan klarifikasi resmi terkait sanksi larangan pendaftaran pemain (registration ban) yang dikeluarkan FIFA. Sanksi tersebut dipastikan berkaitan dengan sengketa lama pada 2022 lalu dan bukan merupakan pelanggaran baru di musim berjalan.

Sengketa hukum ini bersumber dari laporan mantan pelatih Persib, Robert Rene Alberts. Pihak klub mengonfirmasi baru menerima salinan keputusan dari badan tertinggi sepak bola dunia tersebut dalam perkembangan terkini.

Saat ini tim hukum Persib tengah mengkaji dasar keputusan FIFA guna menentukan langkah responsif yang tepat sesuai prosedur yang berlaku.

"Kami tegaskan ini merupakan kasus lama pada 2022, bukan kejadian baru. Setelah menerima petikan keputusan FIFA, kami langsung melakukan penelaahan menyeluruh untuk memahami posisi kasus dan mengambil langkah terbaik," tulis pernyataan resmi manajemen, dikutip dari laman Persib.

Sebagai klub profesional, Persib menegaskan komitmennya untuk menghormati seluruh regulasi FIFA maupun PSSI. Penyelesaian kewajiban finansial atau administrasi terkait laporan tersebut menjadi prioritas utama manajemen saat ini.

"Kami tidak tinggal diam. Keputusan ini menjadi perhatian serius dan kami mengambil langkah penyelesaian melalui mekanisme resmi, sebagaimana yang pernah kami selesaikan pada kasus-kasus terdahulu," lanjut manajemen.

Proses registrasi pemain anyar tidak terganggu

Menatap kompetisi Super League 2026/2027, manajemen mengimbau pendukung setia mereka, Bobotoh, untuk tetap tenang. Manajemen memastikan seluruh pilar baru yang didatangkan musim ini sudah masuk dalam proses pendaftaran ke operator liga dan federasi sebelum sanksi berlaku atau sesuai batas waktu yang ditentukan.

"Persiapan tim menghadapi musim 2026/2027 tetap berjalan sesuai rencana. Seluruh pemain baru sudah diproses kebutuhan registrasinya. Sementara untuk kasus ini, tim sedang menuntaskan langkah penyelesaian yang diperlukan," jelas manajemen.

Persib menekankan bahwa dalam mengarungi dinamika tata kelola klub, pendekatan objektif dan rasional selalu menjadi landasan utama agar fokus tim di lapangan tidak terganggu.

"Kami mengedepankan pola yang rasional, bukan emosional. Setiap persoalan dipelajari secara objektif untuk menentukan skala prioritas. Dengan begitu, sengketa ini bisa dituntaskan tanpa mengganggu target utama Persib di kompetisi," tegas klub.

Manajemen PT PBB berjanji akan menyampaikan perkembangan terbaru secara transparan kepada publik begitu proses penyelesaian bersama FIFA dan pihak terkait menemui titik terang. (ACwan/aNs)

Gen Z Takeaway

Bobotoh stay calm! Sanksi registration ban dari FIFA buat Persib Bandung ternyata murni kasus lama tahun 2022 bareng eks pelatih Robert Rene Alberts, bukan karena pelanggaran baru. Manajemen PT PBB menegaskan pendaftaran pemain baru buat musim 2026/2027 sudah aman diproses dan sengketa hukum ini sedang diselesaikan secara profesional!

Registration Ban FIFA Persib Persib Bandung BRI Super League

Infografis

Terkini