Bocor! Dokumen Serangan Israel ke Iran Tersebar, Mantan Analis CIA Dipenjara 3 Tahun
Astakom, Jakarta — Seorang mantan analis CIA dijatuhi hukuman penjara setelah terbukti membocorkan dokumen rahasia yang diyakini berkaitan dengan rencana serang
Astakom, Jakarta — Seorang mantan analis CIA dijatuhi hukuman penjara setelah terbukti membocorkan dokumen rahasia yang diyakini berkaitan dengan rencana serang
Astakom, Jakarta - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, eskalasi konflik militer antara Iran dengan Israel telah memicu gangguan signifi
astakom, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali menggelorakan seruan aksi boikot ekonomi terhadap seluruh produk yang berasal dari, berafiliasi dengan,
Pemerintah Iran mengecam keras serangan militer besar-besaran yang dilakukan Israel pada Jumat (13/6) pagi waktu setempat. Iran menyebut tindakan tersebut sebagai agresi ilegal dan pelanggaran terhadap hukum internasional.
Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi mengibaratkan rezim Zionis Israel sebagai penyakit kanker kronis, yang terus menyebarkan virus peperangan di kawasan Timur Tengah.
Pemerintah Iran menuding Israel sebagai pihak yang menggagalkan upaya diplomatik terkait program nuklir melalui serangan militer besar-besaran yang terjadi Jumat (13/6) pagi waktu setempat.
Pemerintah Iran melalui Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia yang konsisten mendukung terciptanya perdamaian dan stabilitas di kawasan Timur Tengah.
Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, bahwa pemerintah mewaspadai dampak yang kemungkinan bisa timbul dari konflik yang berlangsung antara Iran dan Israel. Hal itu disampaikannya saat menyampaikan kinerja APBN 2025 di Jakarta, Selasa (17/6).
Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyatakan bahwa puluhan pejabat Iran, mayoritas dari kalangan militer, tewas dalam aksi teror yang dilakukan oleh rezim Zionis Israel.
Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan bahwa Iran akan terus melancarkan serangan terhadap Israel selama agresi militer dari pihak Tel Aviv tidak dihentikan.