Pemerintah Intensifkan Pemadaman Karhutla, OMC Digencarkan di 4 Provinsi

Penulis: Alfian Tegar
Editor: Anri Syaiful
Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:32 WIB
Pemerintah Intensifkan Pemadaman Karhutla, OMC Digencarkan di 4 Provinsi
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan keterangan terkait pelantikan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (22/07/2026). [Humas Setneg]

astakom.com, Jakarta – Pemerintah terus mengintensifkan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di empat provinsi terdampak. Strategi ini dilakukan dengan memanfaatkan dry ice dan natrium klorida (NaCl) untuk membantu memicu hujan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, penggunaan dry ice bertujuan memecah asap agar sinar matahari dapat masuk dan membantu pembentukan benih awan hujan. Setelah itu, penyemaian awan dilanjutkan menggunakan NaCl.

"Sekarang kita coba pakai dry ice untuk memecah asap sehingga matahari bisa sedikit masuk sebagai pengungkit munculnya benih awan hujan. Baru dihantam pakai OMC NaCl. Alhamdulillah di beberapa kabupaten dilaporkan mulai turun hujan," kata Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Ia menyebutkan, OMC saat ini berlangsung di Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat.

Sumatera Selatan: OMC didukung posko lampung

Di Sumatera Selatan, OMC telah dilakukan sejak 16 Oktober 2026 dengan delapan sorti penerbangan. Kegiatan ini menggunakan 1.600 kilogram (kg) NaCl dan 4.000 kg dry ice sebagai bahan semai.

Selain Posko Palembang, operasi menggunakan dry ice juga mendapat dukungan dari Posko Lampung. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kendala jarak pandang di Palembang.

Posko Lampung mengoperasikan OMC menggunakan dry ice pada 15–18 Oktober melalui enam sorti dengan total 4.800 kg bahan semai. Hasilnya, terjadi penurunan konsentrasi PM2.5 dan peningkatan jarak pandang di Sumatera Selatan.

Kalimantan Tengah: Hujan mulai turun di sejumlah kabupaten

Di Kalimantan Tengah, OMC telah berlangsung sejak 26 Agustus 2026. Hingga saat ini, operasi tersebut mencapai 48 sorti dengan total 43.800 kg NaCl.

Selama kegiatan berlangsung, volume curah hujan yang dihasilkan mencapai 67,45 juta meter kubik.

Kalimantan Tengah juga mendapat bantuan posko dari Kalimantan Selatan untuk mengantisipasi kendala jarak pandang. Operasi tambahan ini dimulai pada 18 Oktober dengan dua sorti penerbangan yang menggunakan 800 kg dry ice dan 800 kg NaCl.

Berdasarkan laporan lapangan, hujan mulai turun di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Seruyan, Kapuas, Gunung Mas, dan Barito Timur.

Kalimantan Selatan: 23 sorti penerbangan

Di Kalimantan Selatan, OMC dimulai pada 10 Oktober 2026. Hingga kini, operasi telah mencapai 23 sorti dengan total 23.000 kg NaCl yang disebarkan menggunakan dua unit pesawat.

Volume curah hujan yang dihasilkan selama operasi mencapai 222,67 juta meter kubik.

Laporan hujan juga diterima dari sejumlah wilayah, yakni Kabupaten Tabalong, Tapin, dan Barito Kuala.

Kalimantan Barat: 107 sorti dan ratusan juta meter kubik hujan

Sementara itu, OMC di Kalimantan Barat telah berlangsung sejak 22 Agustus 2026. Hingga saat ini, operasi mencapai 107 sorti dengan total 98.800 kg NaCl.

Volume curah hujan yang dihasilkan selama kegiatan tersebut mencapai 471,2 juta meter kubik.

Berdasarkan laporan kejadian hujan pada 19 Oktober 2026, hujan turun di Kabupaten Sanggau, Kubu Raya, Sambas, Landak, Kayong Utara, Bengkayang, Kapuas Hulu, Ketapang, serta Kota Singkawang dan Pontianak.

Prasetyo menegaskan, pemerintah terus mengerahkan berbagai upaya untuk menangani karhutla di wilayah terdampak.

"Kita semua berusaha sekeras kerasnya, semua dilakukan," kata Prasetyo. (aLf/aNs)

Gen Z Takeaway

Pemerintah terus gaspol menangani karhutla di Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Kombinasi dry ice dan NaCl digunakan untuk membantu memicu hujan, dengan laporan hujan di sejumlah kabupaten. Upaya ini menjadi langkah penting untuk menekan dampak karhutla, mengurangi asap, dan meningkatkan jarak pandang di wilayah terdampak.

Karhutla Kebakaran Hutan dan Lahan OMC Operasi Modifikasi Cuaca

Infografis

Terkini