KPK: Pergantian Kepala BNPB Jadi Sinyal Dukungan Presiden Prabowo Usut Korupsi Dana Bencana
astakom.com, Jakarta - Keputusan Presiden Prabowo Subianto yang baru saja merombak posisi puncak di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dapat sambutan hangat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lembaga antirasuah ini menilai langkah tegas Presiden sebagai bentuk dukungan penuh untuk membongkar dugaan skandal korupsi Dana Siap Pakai (DSP) di tubuh BNPB.
"Untuk tadi menyikapi atau menanggapi atau merespon lah, tadi ada kegiatan rotasi kepemimpinan di Badan Nasional Penanggulangan Bencana oleh Bapak Presiden. Nah, tentunya kami KPK itu memaknai bahwa Bapak Presiden mendukung langkah-langkah atau upaya-upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh KPK," kata Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein saat jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2026).
KPK komitmen usut kasus di BNPB
Dapat lampu hijau dari Presiden, Taufik menegaskan bahwa timnya bakal makin serius mengusut tuntas kasus ini. Ia juga menjamin bahwa proses hukum yang berjalan tidak ada unsur framing atau motif tersembunyi, melainkan murni demi penegakan keadilan.
"Nah untuk itu, KPK tentunya juga akan sungguh-sungguh akan melakukan proses penegakan hukum berdasarkan kecukupan bukti, bukan mengada-ada atau bukan menarget," ujar Taufik.
"Tadi saya state di awal, saya declare di awal, bahwa ini murni kegiatan penegakan hukum atas pengaduan masyarakat. Nah, sehingga kami mengartikan Bapak Presiden tetap mendukung upaya-upaya pemberantasan korupsi dan tentunya kita akan sambut bahwa kita akan lakukan proses penegakan hukum yang optimal, artinya profesional dan tentunya asset recovery yang menjadi outcome kita ke depan terkait peristiwa tindak pidana yang terjadi," pungkasnya.
Pelantikan Kepala BNPB baru oleh Presiden
Melansir astakom.com, sebelumnya diberitakan Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang baru, menggantikan Letjen TNI Suharyanto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Pelantikan tersebut sah digelar mengacu pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 113 P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala BNPB.
"Mengangkat Kristomei Sianturi menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana," bunyi petikan Keppres yang dibacakan pas prosesi acara. (aLf/RaM)
Gen Z Takeaway
Pergantian pucuk pimpinan BNPB dinilai KPK sebagai sinyal dukungan Presiden Prabowo terhadap pemberantasan korupsi. KPK menegaskan pengusutan dugaan korupsi Dana Siap Pakai (DSP) akan berjalan profesional, berbasis bukti, dan berorientasi pada pemulihan aset negara.









