OTT ke-23 KPK pada 2026, Giliran Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Diamankan

Penulis: Alfian Tegar
Editor: Anri Syaiful
Jumat, 16 Oktober 2026 | 08:10 WIB
OTT ke-23 KPK pada 2026, Giliran Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Diamankan
Gedung Merah Putih KPK di kawasan Kuningan, Setiabudi, Jakarta, Jumat (3/7/2026). [astakom.com/Albrianso Wayapen Berlian]

astakom.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali bikin heboh publik setelah menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang ke-23 sepanjang tahun 2026. Kali ini, sosok yang terciduk adalah Bupati Klaten, Jawa Tengah, Hamenang Wajar Ismoyo.

"Benar," kata Ketua KPK Setyo Budiyanto kepada media nasional di Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Lebih lanjut, Setyo menjelaskan bahwa lembaga antirasuah tersebut tidak hanya mengamankan sang bupati, tetapi juga menciduk sejumlah pihak lainnya. 

Di antaranya merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten serta pihak swasta.

Sesuai dengan aturan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK punya tenggat waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum dari para pihak yang terjaring dalam OTT tersebut.

​Jejak penindakan KPK di awal tahun

Jika ditarik ke belakang, maraton penindakan KPK di tahun 2026 dimulai sejak awal tahun. OTT pertama terjadi pada 9–10 Januari dengan menangkap delapan orang. 

Kasus ini berkaitan dengan dugaan suap pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara, Ditjen Pajak Kemenkeu periode 2021–2026.

Masih di bulan Januari, KPK bergerak cepat lewat OTT kedua yang menjaring Wali Kota Madiun Maidi, disusul OTT ketiga yang menangkap Bupati Pati Sudewo.

Memasuki bulan Februari 2026, giliran Kepala KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang diamankan pada OTT keempat. 

Tak berhenti di situ, pada OTT kelima di bulan yang sama, KPK meringkus mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai Kemenkeu, Rizal, yang kala itu sedang menjabat sebagai Kepala Kanwil Bea Cukai Sumatera Bagian Barat.

Gebrakan KPK di Februari ditutup dengan OTT keenam yang menjaring jajaran peradilan, yaitu Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan.

OTT di bulan Ramadan

Meskipun memasuki bulan Ramadan di Maret 2026, tempo kerja KPK tak berkurang. Tiga kepala daerah ditangkap dalam tiga OTT berbeda, yakni Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, serta Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.

Pada April 2026, giliran Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang terjaring dalam OTT ke-10. Setelah sempat surut tanpa OTT di bulan Mei, gelombang penindakan kembali membara di bulan Juni 2026. OTT kali ini bahkan membuat Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim memilih untuk menyerahkan diri.

Aksi KPK terus berlanjut dengan menjaring Bupati Muara Enim Edison (OTT ke-12) dan ASN Badan Pemeriksa Keuangan RI (OTT ke-13, pengembangan kasus sebelumnya). Selang tak berapa lama, OTT ke-14 juga membuat Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby menyerahkan diri.

OTT di bulan Juli hingga Oktober

Bulan Juli 2026 menjadi salah satu periode tersibuk dengan berlangsungnya OTT ke-15 hingga ke-18. Sederet pejabat daerah terciduk, mulai dari Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, hingga Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.

Memasuki Agustus 2026, KPK menyasar sektor akademis melalui OTT ke-19 dengan menangkap jajaran Rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).

Lanjut ke September 2026, KPK membongkar dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) lewat OTT ke-20, serta menangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena pada OTT ke-21.

Sebelum penangkapan Bupati Klaten, pada Oktober 2026 KPK juga telah melancarkan OTT ke-22 yang menyasar pejabat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) beserta pihak swasta. (aLf/aNs)

Gen Z Takeaway

Penangkapan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menandai OTT ke-23 KPK sepanjang 2026, memperlihatkan intensitas pemberantasan korupsi yang terus berlanjut. Sejumlah kepala daerah hingga pejabat kementerian telah terseret dalam rangkaian penindakan ini, sehingga transparansi dan integritas birokrasi kembali menjadi sorotan. Kini, publik menanti penetapan status hukum para pihak yang diamankan sekaligus perkembangan kasusnya.

OTT KPK KPK Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Operasi Tangkap Tangan (OTT)

Infografis

Terkini