Sering Terlihat di Apotek, Ini Makna Ular dan Cawan dalam Logo Farmasi
astakom.com, Jakarta – Pernah melihat gambar ular yang melilit cawan pada papan nama apotek? Lambang yang identik dengan dunia farmasi ini bukan sekadar hiasan atau penanda tempat membeli obat. Di balik bentuknya, terdapat sejarah yang berkaitan dengan mitologi Yunani dan perkembangan profesi kefarmasian.
Simbol tersebut dikenal sebagai Bowl of Hygieia, yang namanya merujuk pada Hygieia, tokoh dalam mitologi Yunani yang dikaitkan dengan kesehatan dan kebersihan. Ia dikenal sebagai putri Asclepius, sosok yang berhubungan dengan pengobatan dalam tradisi mitologi tersebut.
Melansir catatan sejarah farmasi dan penjelasan Virginia Commonwealth University, lambang ular dan cawan telah digunakan dalam lingkungan kefarmasian sejak berabad-abad lalu. Seiring perkembangannya, simbol ini dikenal luas sebagai salah satu identitas profesi farmasi.
Berawal dari mitologi Yunani
Untuk memahami makna lambang farmasi, kita perlu mengenal sosok Hygieia yang menjadi asal namanya. Dalam mitologi Yunani, Hygieia diasosiasikan dengan kesehatan, kebersihan, dan upaya menjaga kondisi tubuh.
Hygieia kerap digambarkan membawa cawan dengan ular yang melilit atau berada di dekat wadah tersebut. Gambaran inilah yang kemudian dikenal sebagai Bowl of Hygieia.
Menurut National Alliance of State Pharmacy Associations (NASPA), lambang tersebut menjadi salah satu simbol yang dikenal dalam dunia farmasi. Cawan dikaitkan dengan ramuan obat, sedangkan ular memiliki asosiasi simbolis dengan kebijaksanaan dan penjagaan.
Meski begitu, kisah tersebut merupakan bagian dari tradisi mitologi dan sejarah simbol. Maknanya tidak dapat dianggap sebagai bukti ilmiah bahwa ular memiliki kemampuan menyembuhkan penyakit.
Arti ular dan cawan dalam logo farmasi
Ada dua unsur utama dalam Bowl of Hygieia, yakni ular dan cawan. Keduanya memiliki asosiasi tersendiri yang membuat lambang ini lekat dengan profesi kefarmasian.
1. Ular berkaitan dengan penyembuhan
Dalam tradisi pengobatan kuno, ular kerap dikaitkan dengan penyembuhan. Hewan ini juga sering diasosiasikan dengan pembaruan karena kemampuannya berganti kulit.
Namun, penafsiran simbol ular dapat berbeda menurut budaya dan konteks penggunaannya. Pada lambang farmasi, ular perlu dipahami berdasarkan hubungannya dengan Hygieia dan tradisi pengobatan Yunani.
2. Cawan menggambarkan ramuan obat
Cawan merupakan unsur penting lainnya. Dalam penggambaran Hygieia, wadah tersebut berkaitan dengan ramuan atau cairan obat.
Hubungan ini membuat cawan relevan dengan dunia farmasi yang berfokus pada obat-obatan dan penggunaannya. Meski demikian, tidak semua logo apotek atau organisasi farmasi harus menggunakan lambang tersebut.
3. Gabungan keduanya menjadi simbol farmasi
Ketika ular dan cawan dipadukan, keduanya membentuk lambang yang erat dengan sejarah kefarmasian. Simbol tersebut menghubungkan tradisi pengobatan dengan identitas profesi yang berkembang hingga sekarang.
American Pharmacists Association mengadopsi Bowl of Hygieia sebagai simbol profesi farmasi pada 1964. Penggunaan tersebut turut memperkuat pengenalan lambang ular dan cawan dalam dunia kefarmasian.
Sejak kapan lambang ini digunakan?
Lambang ular dan cawan memiliki catatan sejarah penggunaan yang cukup panjang. Sejumlah referensi sejarah farmasi mencatat bahwa simbol Bowl of Hygieia digunakan oleh Parisian Society of Pharmacy pada 1796.
Lambang tersebut muncul pada token atau medali yang berkaitan dengan organisasi itu. Catatan ini menjadi salah satu bukti penggunaan simbol ular dan cawan dalam lingkungan kefarmasian pada akhir abad ke-18.
Seiring waktu, simbol tersebut diadopsi oleh berbagai organisasi farmasi. Perkembangannya memperlihatkan bagaimana lambang yang berakar dari tradisi kuno dapat menjadi identitas profesi modern.
Jangan tertukar dengan simbol kedokteran
Selain ular dan cawan, ada simbol kesehatan lain yang juga menampilkan ular. Salah satunya adalah Tongkat Asclepius, berupa tongkat yang dililit satu ular tanpa cawan.
Simbol ini berkaitan dengan Asclepius dan dikenal luas sebagai lambang kedokteran atau penyembuhan. Bentuknya berbeda dari Bowl of Hygieia yang menggunakan cawan sebagai unsur utama.
Ada pula caduceus, berupa tongkat dengan dua ular yang biasanya dilengkapi sepasang sayap. Simbol tersebut berasal dari tradisi yang berkaitan dengan Hermes dalam mitologi Yunani.
Walaupun caduceus juga digunakan dalam sejumlah konteks medis, asal-usulnya berbeda dari Tongkat Asclepius. Karena itu, kedua lambang tersebut tidak tepat dianggap memiliki sejarah dan makna yang sama hanya karena sama-sama menampilkan ular.
Lebih dari sekadar identitas visual
Lambang Bowl of Hygieia memperlihatkan bahwa simbol yang sering dijumpai di apotek memiliki latar belakang sejarah panjang. Ular dan cawan bukan hanya unsur visual, tetapi juga bagian dari tradisi yang menghubungkan pengobatan kuno dengan identitas profesi farmasi.
Dalam praktik modern, bidang farmasi tidak terbatas pada penyediaan atau peracikan obat. Tenaga kefarmasian juga berperan dalam pengelolaan obat, pemberian informasi kepada pasien, serta mendukung penggunaan obat secara tepat dan aman. (deA/RaM)
Gen Z Takeaway
Jadi, kalau kamu melihat ular yang melilit cawan di apotek, sekarang kamu tahu bahwa simbol itu punya cerita panjang. Dikenal sebagai Bowl of Hygieia, lambang tersebut berakar dari mitologi Yunani dan berkembang menjadi salah satu identitas profesi farmasi yang dikenal di berbagai negara.









