Senin, 16 Mar 2026
Senin, 16 Maret 2026

INDEF: Prabowo Pilih Efisiensi, Defisit APBN Tak Boleh Lewat 3 Persen

astakom.com, Jakarta – Di tengah isu opsi memperlebar defisit Anggaran pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menjaga disiplin fiskal dengan mempertahankan batas defisit anggaran sebesar 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Dalam sebuah wawancara dengan media, Presiden Prabowo menyebut batas defisit adalah alat yang penting buat menjaga kedisiplinan dalam mengelola anggaran.

“Batas defisit itu adalah alat yang baik untuk mendisiplinkan diri kita. Kami tidak punya rencana untuk mengubahnya kecuali ada keadaan darurat yang sangat besar seperti COVID-19. Saya berharap kita tidak perlu mengubahnya,” kata Prabowo dikutip pada Senin (16/3/2026).

Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) mengatakan kalau Presiden Prabowo Subianto lebih memilih berhemat daripada opsi memperlebar defisit Anggaran pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Presiden Prefer menghemat

Ekonom senior INDEF Ahmad Tauhid, bilang kalau Presiden Prabowo tidak mau defisit APBN lebih dari 3 persen. Presiden prefer untuk melakukan penghematan daripada memilih opsi memperlebar defisit.

“Saya tadi baru dapat informasi, apa betul Pak Presiden katanya apa kebijakannya adalah tidak melebarkan defisit di atas 3 persen ya, tapi melakukan penghematan,” kata Tauhid kepada media dikutip pada Senin (16/3/2026).

Memangkas belanja kementerian

Presiden lebih memilih untuk penghematan seperti memangkas belanja kemeterian atau lembaga. Tauhid juga menambahkan kalau keputusan itu merupakan pencegahan yang tepat.

Dia memberikan contoh belanja dan program kementerian atau lembaga yang tidak mendesak bisa ditunda.

“Jadi jangan langsung defisitnya di atas 3 persen tetapi dilakukan upaya-upaya penghematan,” kata Tauhid.

Perketat penerima BBM bersusidi

Upaya lainnya yaitu melakukan penghematan subsidi BBM. Dia merasa kalaU saat ini banyak BBM subsidi yang nggak tepat sasaran. Banyak masyarakat mampu malah justru menerima BBM sunsidi.

Masalah itu harus dibenahi karena akan berdampak signifikan pada konsumsi BBM bersubsidi.

“(Memastikan BBM subsidi tepat sasaran) Itu penghematan yang luar biasa,” katanya.

Skema WFH

Cara selanjutnya dengan menerapkan skema bekerja dari rumah atau work from home (WFH) empat hari dalam seminggu.

“Itu juga langkah-langkah lah begitu sifatnya sementara,” kata Tauhid.

Dia juga bilang kalau defisit APBN di atas 3 persen bakal meningkatkan risiko fiskal. Kepercayaan investor akan turun, yield obligasi meningkat ujung-ujungnya biaya pinjaman semakin mahal. Utang pemerintah, bunga, dan beban pokok juga akan bertambah.

Gen Z Takeaway
Presiden Prabowo Subianto bilang defisit APBN bakal tetap dijaga maksimal 3% dari PDB buat maintain disiplin fiskal. Daripada nambah defisit, pemerintah lebih prefer cut spending kayak efisiensi belanja kementerian dan subsidi biar anggaran tetap sehat. Menurut ekonom Institute for Development of Economics and Finance, langkah ini penting buat jaga trust investor dan stabilitas ekonomi.

Feed Update

Festival Ramadan Wanita Tani HKTI Jadi Ruang Pemberdayaan UMKM

astakom.com, Jakarta– Suasana Ramadan terasa semakin semarak di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan. Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia Sudaryono yang juga menjabat sebagai Ketua HKTI...

MBG Buka Harapan Baru, Penyandang Disabilitas di Sukoharjo Diberdayakan dan Berpenghasilan

astakom.com, Jakarta - Di Desa Grajegan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah Rohmat Riyadi (24) dengan teliti menyapu setiap sudut ruangan fasilitas Satuan Pelayanan...

52 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta Naik Kereta, Stasiun Pasar Senen Terpadat

astakom.com, Jakarta - Kepadatan arus mudik sudah mulai terlihat dari peningkatan signifikan jumlah penumpang kereta api jarak jauh. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi...

H-5 Lebaran Harga Pangan Kompak Naik, Cabai Spike Sampai 20%!

astakom.com, Jakarta - Update harga pangan hari ini, Senin (16/3/2026) atau H-5 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, harga sejumlah komoditas pangan terpantau kompak mengalami...

Jelang Libur Lebaran IHSG Bergerak Fluktuatif, Investor Pilih ‘Wait and See’

astakom.com, Jakarta - Menjelang libur panjang hari raya keagamaan Idulfitri 2026 atau 1447 Hijriyah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di level 6.976,29, turun...

Fresh Grad Merapat! Kemhan Bakal Rekrut 30 Ribu Sarjana untuk 80 Ribu Kopdes Merah Putih

astakom.com, Jakarta - Untuk mengelola Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes), Kementerian Pertahanan (Kemhan) akan merekrut 30 ribu sarjana penggerak pembangunan Indonesia (SPPI). Diketahui 80 ribu...