astakom.com, Jakarta — Momen lucu terjadi saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, ketika Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, memaparkan laporan komoditas strategis nasional.
Pada saat itu, Amran tengah menjelaskan anggaran yang tersedia hanya cukup untuk dua pekan, sehingga ia harus mengajukan pinjaman anggaran kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
Momen lucu terlihat saat Amran sedang mention Purbaya, lalu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, mengeluarkan celetukan.
Sambil menepuk pundak Amran, Bahlil menyeletuk “Uang terus” dan lanjut terkekeh pelan, menambah suasana santai dalam rapat kabinet.
Skema pinjam anggaran
Amran menjelaskan bahwa pinjaman anggaran ini telah mendapat instruksi dari Presiden dan dana yang dipinjam bukan berasal dari APBN maupun tambahan anggaran baru, melainkan melalui skema pinjam anggaran.
Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran operasional kementerian pertanian tanpa membebani anggaran negara.
Kondisi stok pangan nasional aman
Selain isu anggaran, Amran juga melaporkan kondisi stok pangan nasional secara keseluruhan aman, terutama beras.
Beras sebagai salah satu komoditas utama, diperkirakan cukup hingga akhir tahun, serta ekspor pertanian yang naik hingga 28 persen. Laporan ini menunjukkan upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

