astakom.com, Jakarta – Perjalanan tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting di ajang Swiss Open 2026 harus terhenti pada babak semifinal. Bertanding di St. Jakobshalle, Basel, Minggu (15/3) dini hari WIB, Ginting kalah dari wakil Jepang Yushi Tanaka dalam dua gim langsung dengan skor 17-21, 12-21.
Pada gim pertama, Ginting sebenarnya sempat tampil menjanjikan. Pebulu tangkis asal Cimahi itu mampu mengontrol permainan dan bahkan memimpin cukup jauh dengan skor 17-12. Namun momentum pertandingan berubah drastis ketika Tanaka mulai menemukan ritme permainannya. Wakil Jepang tersebut mencetak sembilan poin beruntun untuk membalikkan keadaan sebelum menutup gim pembuka dengan kemenangan 21-17.
Tanaka Percaya Diri
Memasuki gim kedua, Tanaka semakin percaya diri dan tampil lebih dominan. Ia mampu menekan Ginting melalui reli panjang serta variasi pukulan yang membuat permainan wakil Indonesia sulit berkembang. Ginting beberapa kali mencoba mengejar ketertinggalan, tetapi Tanaka tetap menjaga keunggulan hingga akhirnya memastikan kemenangan 21-12 dan mengamankan tiket ke final.
Kekalahan ini sekaligus menghentikan perjalanan positif Ginting yang sebelumnya tampil solid sejak babak awal hingga menembus empat besar turnamen BWF World Tour Super 300 tersebut. Meski gagal melangkah ke partai puncak, capaian semifinal tetap menjadi hasil yang cukup positif bagi Ginting dalam upayanya kembali menemukan performa terbaik di level internasional.
Dengan hasil tersebut, harapan Indonesia di sektor tunggal putra pada Swiss Open 2026 kemudian berlanjut melalui wakil muda Alwi Farhan, yang berhasil melangkah ke partai final setelah memenangi pertandingan semifinal lainnya.
Gen Z Takeaway
Anthony Sinisuka Ginting harus mengakhiri langkahnya di Swiss Open 2026 setelah kalah dari Yushi Tanaka di semifinal. Padahal Ginting sempat unggul jauh di gim pertama, tapi momentum tiba-tiba berbalik setelah lawannya mencetak poin beruntun. Meski gagal ke final, perjuangan Ginting tetap patut diapresiasi, dan harapan Indonesia masih hidup lewat Alwi Farhan yang sukses melaju ke partai puncak.

