astakom.com, Jakarta — Tim putri Jakarta Livin Mandiri kembali gagal memetik kemenangan di ajang Proliga 2026 usai takluk dari Jakarta Pertamina Enduro dengan skor 1-3 pada laga yang berlangsung di GOR Voli Indoor Sport Center, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (16/1).
Dalam duel ini, andalan Pertamina Enduro, Megawati Hangestri, mencatat kontribusi terbatas dengan torehan lima poin.
Pertandingan dibuka dengan dominasi Pertamina Enduro yang langsung tampil agresif sejak set pertama. Tekanan servis dan solidnya lini pertahanan membuat Livin Mandiri kesulitan mengembangkan permainan. Set pembuka pun ditutup dengan kemenangan meyakinkan Pertamina Enduro 25-15.
Livin Mandiri sempat bangkit pada set kedua. Permainan cepat dan variasi serangan yang lebih efektif mampu merepotkan pertahanan lawan. Alhasil, Livin Mandiri membalas dengan kemenangan telak 25-10, sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Namun, keunggulan itu gagal dipertahankan. Memasuki set ketiga, Pertamina Enduro kembali mengontrol jalannya laga. Pertarungan berlangsung ketat hingga poin-poin akhir, sebelum Pertamina memastikan kemenangan 25-21.
Momentum positif tersebut berlanjut di set keempat. Meski Livin Mandiri memberi perlawanan sengit, Pertamina Enduro tetap tampil lebih tenang dan menutup pertandingan dengan skor 25-23.
Dalam laga ini, Megawati Hangestri belum menunjukkan performa terbaiknya dan hanya menyumbang lima angka bagi Pertamina Enduro. Meski demikian, kontribusi pemain lain berhasil menutup celah tersebut, sehingga Pertamina Enduro tetap mampu mengamankan kemenangan kedua mereka di Proliga 2026.
Hasil ini membuat Pertamina Enduro semakin kokoh di papan atas klasemen sementara, sementara Livin Mandiri harus kembali mengevaluasi performa usai menelan kekalahan ketiga secara beruntun di kompetisi musim ini.
Gen Z Takeaway
Pertandingan ini jadi bukti kalau kerja tim itu segalanya. Walau Megawati lagi nggak on fire dan cuma cetak lima poin, Pertamina Enduro tetap bisa gaspol sampai menang karena semua pemain saling backup. Sementara Livin Mandiri perlu banget reset mental, evaluasi strategi, dan balik dengan vibes baru biar nggak kepleset lagi. Intinya, di lapangan hidup juga sama: nggak bisa cuma ngandelin satu orang, teamwork tetap nomor satu!

