Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

Resmi! PT Pertamina Rombak Jajaran Direksi, Mega Satria Ditunjuk Jadi Direktur Keuangan

astakom.com, Jakarta – PT Pertamina (Persero) merombak jajaran direksi perseroan. Lewat keterangan resminya, PT Pertamina menunjuk Mega Satria sebagai Direktur Keuangan yang baru.

Mega Satria ditunjuk sebagai Direktur Keuangan Pertamina menggantikan Emma Sri Martini. Sementara itu, Emma Sri Martini digeser ke posisi Direktur Strategi, Portofolio dan Pengembangan Usaha menggantikan A. Salyadi Dariah Saputra.

Mega Satria bukan orang baru di BUMN (Badan Usaha Milik Negara). Dia dikenal memiliki rekam jejak panjang di bidang keuangan korporasi dan manajemen strategis.

Ia tercatat pernah menduduki sejumlah posisi penting, antara lain sebagai Direktur Keuangan di Pertamina Patra Niaga, PT Bukit Asam Tbk, PT Pelabuhan Indonesia (Persero), serta menjabat Chief Financial Officer di PT Citilink Indonesia.

Rekam jejak Mega Satria

Dari sisi akademik, Mega Satria menyelesaikan pendidikan Bachelor of Business Administration di Wichita State University pada tahun 1998.

Dia melanjutkan studi Master of Business Administration di Loyola University of Chicago, Amerika Serikat pada tahun 1999.

Berikut adalah jajaran direksi PT Pertamina (Persero) yang baru:

Direktur Utama: Simon Aloysius Mantiri

Wakil Direktur Utama: Oki Muraza

Direktur Keuangan: Mega Satria

Direktur Strategi Portofolio dan Pengembangan Usaha: Emma Sri Martini

Direktur Penunjang Bisnis: M. Erry Sugiharto

Direktur Manajemen Risiko: Ahmad Siddik Badruddin

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis: Agung Wicaksono

Direktur Logistik dan Infrastruktur: Jaffee Arizon Suardin

Direktur Sumber Daya Manusia: Andy Arvianto

Peran strategis

Peran direktur keuangan sangat krusial dalam memastikan keberlanjutan proyek-proyek prioritas perusahaan, termasuk investasi di sektor hulu, hilir.  Serta pengembangan energi baru dan terbarukan yang membutuhkan pembiayaan jangka panjang dan terukur.

Penggantian posisi strategis ini sudah di-update di laman resmi pertamina. Dalam struktur organisasi, jajaran direksi sudah diisi dengan profile direksi baru yang telah ditetapkan PT Pertamina (Persero).

Gen Z Takeaway
Pertamina resmi reshuffle direksi dengan menunjuk Mega Satria sebagai Direktur Keuangan baru, menggantikan Emma Sri Martini yang kini fokus di strategi dan pengembangan usaha. Mega bukan rookie—rekam jejaknya solid di berbagai BUMN dan aviasi, dari Patra Niaga sampai Citilink. Peran CFO ini krusial buat jaga sustainability pembiayaan proyek hulu-hilir dan energi hijau ke depan.

Feed Update

Drama Selat Hormuz: Dua Kapal Pertamina Masih Hold di Teluk, Pemerintah Gaspol Negosiasi

astakom.com, Jakarta - Dua kapal Pertamina, yaitu VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih berada di zona konflik Timur Tengah (Timteng). Pemerintah saat ini terus bernegosiasi...

APBN Defisit Rp135,7 Triliun di Triwulan I 2026, Purbaya Sebut Masih Terkendali

astakom.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sampai Februari 2026 dalam gelaran konferensi pers...

Harga Emas Kompak Drop, Antam Turun Rp45 Ribu

astakom.com, Jakarta - Harga emas hari ini Kamis (12/3/2026) kompak turun. Untuk emas antam turun Rp45.000 jadi Rp3.042.000 per gram, dari harga sebelumnya 11...

Genap Setahun, Rosan: Danantara Jadi Kekuatan RI Hadapi Tensi Geoekonomi Global

astakom.com, Jakarta - Dalam rangka tasyakuran satu tahun Danantara, CEO Danantara Rosan Roeslani menyampaikan pesan menyentuh tentang keberadaan Danantara. Rosan menyebut dalam satu tahun adanya...

Komisi XI DPR Umumkan 5 Anggota DK OJK, Friderica Jadi Ketua

astakom.com, Jakarta - Setelah melalui uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) kepada 10 calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK), Komisi...

Positif! Kuartal I 2026: Indikator Ekonomi Domestik Ekspansi Kuat, Purbaya: Tetap Waspadai Ketidakpastian Global!

astakom.com, Ekbis- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa ekonomi Indonesia tengah mengalami ekspansi yang kuat pada kuartal I awal tahun 2026 ini. Indikator...