Minggu, 15 Mar 2026
Minggu, 15 Maret 2026

Merger Mode On! PT Pertamina Satukan Hilir, Manajemen Janji ‘No One Left Behind’

astakom.com, Jakarta – PT Pertamina (Persero) saat ini sedang berusaha menggabungkan tiga unit anak usaha yang bergerak di bisnis hilir migas, antara lain PT Pertamina Patra Niaga (PPN), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan PT Pertamina International Shipping (PIS).

Pada awalnya, PT Pertamina menargetkan penyelesaian merger selesai pada 1 Januari 2026. Tetapi, hingga saat ini, rencana tersebut masih belum selesai dan belum diumumkan secara resmi kepada publik.

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono menjelaskan bahwa proses marger masih dilakukan dan belum selesai sepenuhnya.

Ia mengantakan bahwa saat ini seluruh syarat pendahuluan (condition precedent) sudah siap, tetapi masih belum tahu kapan proses merger selesai.

Merger jadi satu unit baru

Setelah proses merger selesai, ketiga perusahaan tersebut nantinya akan disatukan dalam unit baru yaitu Subholding Downstream (hilir).

Pertamania sendiri saat ini memiliki enam subholding yaitu Subholding Upstream (PT Pertamina Hulu Energi/PHE), Subholding Refining & Petrochemical (PT Kilang Pertamina Internasional/KPI), Subholding Commercial & Trading (PT Pertamina Patra Niaga/PPN).

Digabung jadi hanya empat subholding

Selanjutnya, Subholding Gas (PT Perusahaan Gas Negara Tbk/PGN), Subholding Integrated Marine Logistics (PT Pertamina International Shipping/PIS), dan Subholding New & Renewable Energy (PT Pertamina Power Indonesia/PNRE).

Dengan penggabungan ketiga subholding tersebut, maka PT Pertamina nantinya akan memiliki empat subholding yaitu Subholding Upstream (hulu), Subholding Downstream (hilir), Subholding Gas, dan Subholding New & Renewable Energy.

Tidak akan PHK karyawan

PT Pertamina (Persero) menegaskan bahwa rencana penggabungan tiga anak usahanya ini tidak akan berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan.

“Tadi pagi baru diumumkan ke karyawan dulu, sudah dijelaskan oleh manajemen ke karyawan, prinsipnya no one left behind” tegas Agung Wicaksono dikutip pada Rabu (28/1/2026).

Gen Z Takeaway
Pertamina lagi on process nge-merge tiga subholding hilir—Patra Niaga, Kilang Pertamina Internasional, dan Pertamina International Shipping—jadi satu unit baru bernama Subholding Downstream. Target awal 1 Januari 2026 belum kelar, tapi semua syarat sudah ready dan tinggal final timing. Manajemen assure karyawan aman, no PHK, dengan prinsip “no one left behind.”

Feed Update

Fresh Grad Merapat! Kemhan Bakal Rekrut 30 Ribu Sarjana untuk 80 Ribu Kopdes Merah Putih

astakom.com, Jakarta - Untuk mengelola Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes), Kementerian Pertahanan (Kemhan) akan merekrut 30 ribu sarjana penggerak pembangunan Indonesia (SPPI). Diketahui 80 ribu...

UMKM Happy! MBG Bikin Toko Kue Ngawi Banjir Order, Ciptakan Lapangan Kerja

astakom.com, Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) gagasan Presiden RI Prabowo Subianto membawa berkah bagi dapur produksi kue basah milik Putri Lestari, pelaku...

MBG Dongkrak Ekonomi UMKM, Produksi Keripik Tempe Ngawi Meningkat

astakom.com, Jakarta - Program gagasan Presiden Prabowo Subianto yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) terbukti memberi manfaat bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)...

Jelang Lebaran Daging Sapi Tembus Rp110 Ribu per kg, Pemerintah Tegur Distributor

astakom.com, Jakarta - Menjelang lebaran, pemerintah terus mengawasi dan memperketat harga pangan, termasuk daging sapi. Mendengar ada laporan kenaikan harga daging sapi karkas jadi...

Petani Pasuruan Happy! Pupuk Murah Kini Tersedia di Kopdes

astakom.com, Jakarta - Pupuk dengan harga murah kini bisa dibeli dengan mudah oleh Petani di Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Sebab...

Setahun Danantara, Prabowo Bangga: Return on Asset Melonjak 300%

astakom.com, Jakarta - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), sukses bikin Presiden Prabowo bangga atas pencapaiannya dalam satu tahun terakhir. Dalam laporan peningkatan...