astakom.com, Jakarta — Inter Milan kembali menunjukkan dominasinya di Liga Italia Serie A 2025/26 usai meraih kemenangan 2-0 atas tuan rumah Parma dalam laga pekan ke-19, Rabu (7/1) malam WIB di Stadio Ennio Tardini. Kemenangan ini membuat Nerazzurri semakin kokoh di puncak klasemen sementara kompetisi kasta tertinggi Italia.
Pertandingan berjalan di bawah kabut tebal, namun Inter mampu mendominasi sejak peluit awal. Gol pertama dicetak oleh Federico Dimarco menjelang turun minum, memanfaatkan umpan matang setelah serangkaian serangan tim tamu yang konsisten menekan pertahanan Parma.
Babak kedua berlangsung ketat, tapi Inter tetap mendominasi peluang meski beberapa kans emas gagal dikonversi menjadi gol. Pada masa injury time, Marcus Thuram memastikan kemenangan dengan gol keduanya untuk klub setelah menyelesaikan serangan balik dan membawa Inter menjauh menjadi 2-0.
Hasil ini menambah catatan positif Inter dalam kompetisi, memperpanjang rentetan kemenangan mereka di Serie A menjadi enam laga beruntun dan memperkuat posisi di puncak klasemen dengan 42 poin dari 18 pertandingan, unggul empat angka atas rival terdekatnya.
Bagi Parma, hasil ini membuat mereka tetap berada di papan tengah klasemen, yakni posisi ke-15 dengan 18 poin, jauh dari zona juara tapi juga berupaya menjauh dari zona degradasi.
Pelatih Inter, Cristian Chivu, memuji kerja tim yang menunjukkan sikap disiplin dan kolektivitas tinggi dalam menjaga tempo permainan di kandang lawan, terutama di lingkungan yang tampil dalam kondisi berkabut.
Dengan momentum kemenangan ini, Inter kini bersiap menyongsong duel besar menghadapi Napoli di San Siro, sementara Parma akan kembali fokus untuk mengamankan poin penting demi menjaga jarak aman dari zona degradasi.
Susunan Pemain
Parma (4-3-2-1): 40 Corvi; 27 Britschgi, 15 Delprato, 39 Circati, 14 Valeri; 10 Bernabé (8 Estevez 75′), 16 Keita (25 Cremaschi 86′), 22 Sorensen; 17 Ondrejka (24 Ordoñez 62′), 21 Oristanio (11 Almqvist 62′); 9 Pellegrino (32 Cutrone 75′). Substitutes: 13 Guaita, 66 Rinaldi, 5 Valenti, 18 Lovik, 23 Hernani, 30 Djuric, 37 Troilo. Coach: Carlos Cuesta.
Inter (3-5-2): 1 1 Sommer; 31 Bisseck, 25 Akanji, 30 Carlos Augusto; 11 Luis Henrique (15 Acerbi 85′), 8 Sucic (23 Barella 69′), 20 Calhanoglu (7 Zielinski 69′), 22 Mkhitaryan, 32 Dimarco; 94 Esposito (9 Thuram 79′), 10 Lautaro (14 Bonny 85′). Substitutes: 13 J. Martinez, 60 Taho, 6 De Vrij, 41 Kamate, 43 Cocchi, 50 Cinquegrano, 95 Bastoni. Coach: Cristian Chivu.
Gen Z Takeaway
Inter lagi auto konsisten. Main di kandang lawan, kondisi nggak ideal, tapi Nerazzurri tetap kalem dan efektif. Parma dicuekin pelan-pelan, Dimarco buka jalan, Thuram nge-seal kemenangan. Skor 2-0 ini nunjukin Inter nggak perlu heboh buat menang, cukup rapi, disiplin, dan tajam di momen penting. Kalau ritmenya kayak gini terus, Inter legit banget buat gas pol ke Scudetto.

