Senin, 16 Mar 2026
Senin, 16 Maret 2026

Tegas! Mentan Andi Amran Cabut 2.300 Izin Distributor Pupuk yang Main Harga

Astakom.com, Jakarta – Dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat pada Rabu (7/1/2026) Andi Amran Sulaiman Menteri Pertanian (Mentan) mengatakan telah mencabut izin 2.300 distributor pupuk.

Alasan Mentan Andi mencabut izin sejumlah distributor pupuk itu karena, mereka menyalahi aturan tentang menjual harga pupuk di atas harga eceran tertinggi (HET). Tindakan ini menjadi bagian dari sanksi yang diterapkan Mentan kepada distributor.

Kebijakan ini diterapkan atas instruksi Presiden Prabowo yang harus menertibkan distribusi pupuk dan menekan praktik permainan harga.

“Begitu harga pupuk naik dari HET dan ada indikasi permainan, izinnya langsung kami cabut. Pada hari yang sama, cukup dengan satu keputusan, izin tersebut langsung dicabut,” kata Amran, di Karawang, Rabu (7/1/2026).

Tidak sampai di situ, para distributor itu akan melanjutkan proses hukum. Jadi jangan merasa tenang jika izinnya dicabut, karena proses hukum akan terus bergulir.

Apresiasi kepada aparatur hukum terkait

Terkait hal ini, Mentan Andi Amran menyampaikan apresiasinya kepada pihak berwenang yang ikut menertibkan pelaku pelanggar hukum.

“Terima kasih kepada Kapolri, Jaksa Agung, dan Wakapolri. Saya mohon maaf, hari ini harus menyampaikan bahwa ini adalah perintah Jaksa Agung. Saat ini sudah ada 76 tersangka yang ditangkap,” kata Andi Amran.

Tegas tertibkan pelaku curang

Ketegasan dalam menindak pelaku yang curang membuat Mentan sering dapat kritik. Meski begitu Andi Amran terus gencar menertibkan penjual pupuk yang merugikan petani.

“Terkadang kami menyampaikan bahwa Menteri Pertanian terkesan kejam. Padahal izin yang kami cabut sudah mencapai 2.300 di seluruh Indonesia. Ini adalah izin yang berada di bawah perintah Bapak Presiden,” katanya.

Pecat dan hukum pelanggar aturan Kementan

Selain menertibkan pihak internal, Mentan juga telah melakukan bersih-bersih di lingkungan pejabat dan staf Kementerian Pertanian yang terbukti melanggar aturan.

“Baik dari luar maupun dari dalam kementerian, ada 192 pejabat Kementerian Pertanian yang kami copot dan kami pecat. Bahkan sebagian diantaranya sudah masuk penjara,” ungkap Andi Amran.

Gen Z Takeaway
Mentan Amran lagi no-nonsense mode: distributor pupuk yang main harga langsung kena license revoked, no drama. Total 2.300 izin dicabut, puluhan orang diproses hukum, bahkan internal kementerian ikut disikat. Message-nya clear—mainin pupuk = auto out, demi petani dan perintah Presiden.

Feed Update

Fresh Grad Merapat! Kemhan Bakal Rekrut 30 Ribu Sarjana untuk 80 Ribu Kopdes Merah Putih

astakom.com, Jakarta - Untuk mengelola Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes), Kementerian Pertahanan (Kemhan) akan merekrut 30 ribu sarjana penggerak pembangunan Indonesia (SPPI). Diketahui 80 ribu...

UMKM Happy! MBG Bikin Toko Kue Ngawi Banjir Order, Ciptakan Lapangan Kerja

astakom.com, Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) gagasan Presiden RI Prabowo Subianto membawa berkah bagi dapur produksi kue basah milik Putri Lestari, pelaku...

MBG Dongkrak Ekonomi UMKM, Produksi Keripik Tempe Ngawi Meningkat

astakom.com, Jakarta - Program gagasan Presiden Prabowo Subianto yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) terbukti memberi manfaat bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)...

Jelang Lebaran Daging Sapi Tembus Rp110 Ribu per kg, Pemerintah Tegur Distributor

astakom.com, Jakarta - Menjelang lebaran, pemerintah terus mengawasi dan memperketat harga pangan, termasuk daging sapi. Mendengar ada laporan kenaikan harga daging sapi karkas jadi...

Petani Pasuruan Happy! Pupuk Murah Kini Tersedia di Kopdes

astakom.com, Jakarta - Pupuk dengan harga murah kini bisa dibeli dengan mudah oleh Petani di Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Sebab...

Setahun Danantara, Prabowo Bangga: Return on Asset Melonjak 300%

astakom.com, Jakarta - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), sukses bikin Presiden Prabowo bangga atas pencapaiannya dalam satu tahun terakhir. Dalam laporan peningkatan...