astakom.com, Jakarta — Jelang bergulirnya SEA Games 2025 di Thailand, Kota Songkhla, salah satu kota untuk tempat penyelenggaraan ajang tersebut terendam banjir.
Meskipun air mulai berangsur surut pada Jumat (28/11/2025). Dikabarkan kondisi di sejumlah wilayah masih kritis. Kota Songkhla telah dilanda banjir sejak Selasa (25/11/2025).
Banjir besar di wilayah Thailand Selatan ini telah menelan lebih dari 80 korban jiwa.
33 Juta Warga Terdampak
Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana Thailand menyebut sekitar satu juta rumah dan lebih dari tiga juta warga terdampak banjir di dua belas provinsi selatan.
Jumlah korban tewas di tujuh provinsi mencapai sedikitnya 82 orang, dengan Provinsi Songkhla mencatat 55 kematian.
Meski banjir mulai surut di beberapa wilayah, tinggi muka air masih berbahaya di Pattani dan Nakhon Si Thammarat. Perdana Menteri Thailand menetapkan keadaan darurat di Songkhla.
Banjir menyebabkan ribuan warga terjebak serta memutus pasokan listrik, air, dan komunikasi di berbagai daerah.
10 Venue Cabor Sea Games 2025 Dipindahkan
Situasi tersebut lantas berimbas kepada perhelatan SEA Games 2025 yang berlangsung pada 9-20 Desember mendatang.
Pasalnya, Songkhla menjadi salah satu kota tempat penyelenggaraan SEA Games 2025 bersama Bangkok dan Chonburi.
Songkhla menjadi venue cabor tinju, pencak silat, sepak bola, catur, judo, kabaddi, karate, gulat, petanque, dan wushu.
Akibatnya, 10 cabor tersebut resmi dipindahkan ke Bangkok, Songkhla sudah tidak lagi menjadi tempat penyelenggaraan SEA Games 2025.
Keputusan itu diambil dalam rapat yang dihadiri oleh Ketua Komite SEA Games ke-33 Chaiyapak Siriwat, Menteri Pariwisata Atthakorn Sirilatthayakorn, serta perwakilan dari masing-masing negara peserta.(aLf/aSP)
Gen Z Takeaway
Singkatnya, banjir besar yang melanda Songkhla jelang SEA Games 2025 Thailand bikin situasi jadi genting, dengan puluhan korban jiwa dan jutaan warga terdampak, sehingga 10 cabang olahraga resmi dipindahkan ke Bangkok demi keamanan dan kelancaran ajang—sebuah pengingat bahwa faktor alam masih sangat menentukan dalam event olahraga sebesar ini.

