astakom.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan secara daring dengan Perdana Menteri (PM) Inggris, Keir Starmer, Kemarin (22/11/2025). Pertemuan itu membahas mengenai peluncuran resmi kemitraan strategis Indonesia-Inggris pada awal tahun mendatang.
Pertemuan virtual itu dilakukan Presiden Prabowo Subianto di kediaman pribadinya, di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sedangkan, PM Inggris yakni Starmer sedang berada di Johannesburg, Afrika Selatan, menghadiri KTT G20.
Pembahasan dalam pertemuan tersebut, diharapkan menjadi tonggak baru dalam sejarah kerja sama kedua negara.
Kerja Sama Sektor Maritim
Salah satu pembahasan adalah kerja sama di sektor maritim. Dikatakan, Presiden Prabowo dan PM Starmer sepakat memperkuat Maritime Partnership Program (MPP), yang mencakup kolaborasi keamanan laut, pertukaran informasi, serta peningkatan kapasitas penegakan hukum.
”Kedua pihak berencana meluncurkan secara resmi Indonesia-UK Strategic Partnership, yang diharapkan menjadi tonggak baru dalam sejarah kerja sama kedua negara,” tulis Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, kepada media.
Kemitraan strategis Indonesia-Inggris ini pernah dibahas dan disepakati Presiden Prabowo bersama PM Starmer di Downing Street, London, Inggris, pada 21 November 2024.
Kemitraan ini akan menyediakan kerangka kerja yang didasarkan pada prinsip-prinsip saling menghormati dan bekerja sama untuk mewujudkan potensi optimal hubungan kedua negara.
Peluang untuk lima tahun mendatang pun perlu dimaksimalkan, sedangkan landasan untuk kemitraan selama beberapa dekade mendatang juga disiapkan.
Mengatasi Ketidakpastian Global
Selain itu, melansir situs Pemerintah Inggris www.gov.uk, kedua negara tersebut sepakat mendorong perdagangan sekaligus mengatasi ketidakpastian global. Dalam pertumbuhan ekonomi dan pembangunan manusia berkelanjutan, disepakati untuk membongkar hambatan perdagangan kedua negara.
”Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia siap memperluas kolaborasi yang mendorong penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” ucap teddy Teddy.
Pembahasan di Sektor Lain
Selain itu, masih ada poin terkait pertahanan dan kebijakan luar negeri serta perubahan iklim, transisi energi, dan pembangunan berkelanjutan.
Di sektor pendidikan, PM Starmer meminta dukungan penuh atas rencana ekspansi universitas-universitas terkemuka Inggris di Indonesia.
”PM Starmer memberi perhatian terhadap rencana ekspansi kehadiran universitas-universitas terkemuka Inggris di Indonesia dan menyampaikan komitmen Pemerintah Inggris untuk menyediakan hingga 10.000 beasiswa bagi pelajar Indonesia,” kata Teddy.
Isu lain yang didiskusikan Presiden Prabowo dan PM Starmer adalah perkembangan situasi di Gaza. Keduanya menekankan urgensi pembentukan pasukan stabilisasi internasional (stabilisation force) untuk melindungi warga sipil serta memastikan bantuan kemanusiaan dapat berjalan tanpa hambatan.
Gen Z Takeaway
Pertemuan virtual Prabowo dan PM Keir Starmer ini kayak “soft launch” menuju babak baru hubungan Indonesia–Inggris, dengan fokus kolaborasi yang makin strategis—dari keamanan maritim lewat Maritime Partnership Program, pembongkaran hambatan perdagangan, sampai dukungan besar di pendidikan lewat rencana ekspansi kampus Inggris dan 10.000 beasiswa. Di tengah dunia yang makin unpredictable, dua negara ini juga kompak dorong stabilitas global, termasuk soal Gaza. Intinya, partnership ini bukan cuma jangka pendek, tapi disiapin buat jadi fondasi kerja sama beberapa dekade ke depan.

