astakom.com, Jakarta – Proses pencarian korban longsor di Kabupaten Banjarnegara masih terus berlanjut. Kabar terbaru saat ini, pencarian 26 korban longsor belum bisa ditemukan.
Hari ini (19/11/2025), memulai tahap pencarian baru, yakni menggunakan alat berat.
Turunkan Excavator
Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono, mengungkapkan sebanyak tujuh unit excavator telah disiapkan untuk membantu pencarian.
“Kami telah menyiapkan 7 alat berat excavator di dekat lokasi, baik dari BPBD, PU, juga dari instansi lain,” ujar Budiono.
Harapannya penggunaan alat berat diharapkan dapat memperlancar akses dan menggali area yang dicurigai terdapat korban.
Pencarian sebelumya pada Selasa (18/11/2025), tidak berjalan efektif akibat kondisi tanah yang labil dan masih terjadinya pergerakan tanah.
Dalam perkembangannya, data korban yang dicari mengalami perubahan.
Dari 27 orang yang terdata, satu warga ternyata telah berada di pengungsian, sehingga jumlah korban yang masih dicari berkurang menjadi 26.
Pencarian korban longsor di Desa Pandanarum terus dilanjutkan dengan harapan dapat menemukan semua korban yang hilang.
Daftar Nama Korban Hilang
Berikut daftar nama-nama korban yang berstatus hilang dalam bencana longsor Pandanarum, Banjarnegara;
- Saminem
- Kaswanto
- Aminah
- Wanto
- Kasno
- Dangseng
- Faiz
- Suwi
- Ny. Tiaryo
- Watri
- Marsiah
- Warjono
- Soliah
- Sugiono
- Maryuni (istri Kaswanto)
- Susanti
- Tunem
- Jonathan
- Raya
- Mistri
- Intan
- Lipah
- Sartini
- Tuwi
- Tarni Suparyo
- Esiah
Sementara itu, dua korban yang telah ditemukan meninggal dunia adalah Luwih (P) dan Darti (P). (aLf/aSP)
Gen Z Takeaway
Pencarian korban longsor Banjarnegara lanjut dengan dukungan tujuh excavator setelah sebelumnya terhambat tanah labil. Dari data terbaru, 26 orang masih dicari dan dua korban sudah ditemukan meninggal. Tim gabungan tetap all out di lapangan dengan harapan seluruh korban bisa segera ditemukan.

