Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

Indonesia Main Cerdas di Tengah Rekonsiliasi AS–Tiongkok, Optimalkan Forum APEC 2025 Jaring Peluang Investasi

astakom.com, Gyeongju – KTT APEC 2025 menjadi momen strategis bagi Indonesia untuk memperkuat posisi di tengah meredanya ketegangan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menekankan bahwa pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Busan, Korea Selatan, membuka jalur yang lebih jelas bagi kebijakan tarif di kawasan Asia-Pasifik.

Di sisi lain, upaya rekonsiliasi kedua negara yang memiliki kekuatan ekonomi besar di dunia itu juga memberi peluang bagi Indonesia untuk menarik investasi dari mitra strategis, khususnya di kawasan Asia-Pasifik.

“Indonesia terbuka untuk investasi dari mitra strategis di kawasan. APEC ini menjadi penting karena baru saja Presiden Trump dan Xi Jinping bertemu, sehingga bagi Indonesia koridor daripada tarif itu sudah mulai kelihatan jelas,” katanya di sela agenda KTT APEC 2025 di Gyeongju, Gyeongsang Utara, Korea Selatan, Jumat (31/10/2025).

Airlangga menerangkan, bahwa pertemuan tatap muka antara Trump dan Xi Jinping di Korea Selatan ini menjadi yang pertama kalinya dalam enam tahun terakhir, setelah sebelumnya kedua pemimpin sempat bersitegang di tengah panasnya perang dagang global.

Selain memanfaatkan momentum rekonsiliasi antara AS dan Tiongkok, Airlangga menuturkan bahwa Indonesia juga menangkap berbagai peluang dari pertemuan bilateral dengan sejumlah negara, seperti Korea Selatan sebagai bagian dari strategi diplomasi ekonomi untuk memastikan Indonesia tidak tertinggal dalam arus perdagangan baru pascapertemuan AS-Tiongkok.

“Dari Korea itu sendiri sudah menyepakati 15 persen, dan kita sudah harus ke sana,” katanya.

Airlangga mengatakan bahwa dirinya sempat bertemu dengan Menteri Industri, Perdagangan, dan Energi Korea Selatan, yang disebut Presiden Trump sebagai salah satu mitra negosiasi paling keras.

Kesepakatan tarif dagang antara negara-negara anggota APEC, termasuk Malaysia, Kamboja, dan Korea Selatan, juga menjadi acuan penting bagi Indonesia dalam merencanakan kebijakan investasi dan perdagangan ke depan.

Dengan memanfaatkan momentum rekonsiliasi AS–Tiongkok, Indonesia berupaya mengokohkan posisinya sebagai tujuan investasi utama di Asia-Pasifik, memperkuat kerja sama ekonomi regional, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Gen Z Takeaway

Indonesia lagi main cerdas di panggung global! Di KTT APEC 2025, Menteri Airlangga Hartarto bilang kalau pertemuan langka antara Donald Trump dan Xi Jinping di Korea Selatan jadi titik balik penting buat arah ekonomi Asia-Pasifik. Dengan tensi dagang AS–Tiongkok mulai reda, peluang investasi ke Indonesia makin kebuka lebar.

Airlangga juga gaspol bangun kerja sama dengan negara lain kayak Korea Selatan, yang udah nyepakati tarif dagang baru 15 persen. Intinya, Indonesia lagi ngejar momentum buat jadi magnet investasi utama di kawasan, sekaligus memperkuat posisi di era ekonomi global yang makin dinamis dan kompetitif.

Feed Update

Drama Selat Hormuz: Dua Kapal Pertamina Masih Hold di Teluk, Pemerintah Gaspol Negosiasi

astakom.com, Jakarta - Dua kapal Pertamina, yaitu VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih berada di zona konflik Timur Tengah (Timteng). Pemerintah saat ini terus bernegosiasi...

APBN Defisit Rp135,7 Triliun di Triwulan I 2026, Purbaya Sebut Masih Terkendali

astakom.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sampai Februari 2026 dalam gelaran konferensi pers...

Harga Emas Kompak Drop, Antam Turun Rp45 Ribu

astakom.com, Jakarta - Harga emas hari ini Kamis (12/3/2026) kompak turun. Untuk emas antam turun Rp45.000 jadi Rp3.042.000 per gram, dari harga sebelumnya 11...

Genap Setahun, Rosan: Danantara Jadi Kekuatan RI Hadapi Tensi Geoekonomi Global

astakom.com, Jakarta - Dalam rangka tasyakuran satu tahun Danantara, CEO Danantara Rosan Roeslani menyampaikan pesan menyentuh tentang keberadaan Danantara. Rosan menyebut dalam satu tahun adanya...

Komisi XI DPR Umumkan 5 Anggota DK OJK, Friderica Jadi Ketua

astakom.com, Jakarta - Setelah melalui uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) kepada 10 calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK), Komisi...

Positif! Kuartal I 2026: Indikator Ekonomi Domestik Ekspansi Kuat, Purbaya: Tetap Waspadai Ketidakpastian Global!

astakom.com, Ekbis- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa ekonomi Indonesia tengah mengalami ekspansi yang kuat pada kuartal I awal tahun 2026 ini. Indikator...