Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

Libatkan Gen Z, Pemerintah Targetkan Layanan Pertanahan Full Digital di 2028

astakom.com, Jakarta – Transformasi besar dalam layanan pertanahan tengah digulirkan Pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Pemerintah menargetkan seluruh layanan pertanahan sudah sepenuhnya digital pada 2028 mendatang.

“Mulai tahun 2028, layanan pertanahan diharapkan sudah fully digital dengan penerapan blockchain pertanahan dan smart contract,” ujar Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (PHPT) ATR/BPN, Asnaedi, dikutip astakom.com, Senin (6/10).

Transformasi digital di ATR/BPN sudah mulai berjalan sejak 2024 dengan penerapan Sertifikat Elektronik di seluruh Kantor Pertanahan. Pada 2025, layanan Peralihan Hak Atas Tanah Elektronik hampir menjangkau seluruh provinsi, sementara mulai 2026 sertifikat tanah cetak hanya akan menjadi pilihan karena bentuk digital menjadi standar.

Menurut Asnaedi, perubahan ini dilakukan untuk memberikan kepastian hukum sekaligus melindungi masyarakat dari para mafia tanah. “Transformasi ini dilakukan salah satunya agar tidak ada lagi sertifikat kertas yang rawan dipalsukan dan merugikan masyarakat,” katanya.

Tak hanya itu, ATR/BPN juga tengah menyiapkan teknologi Generative Artificial Intelligence (AI) Pertanahan guna mengintegrasikan seluruh regulasi dalam satu sistem cerdas. AI ini diharapkan bisa mendukung pengambilan keputusan dan berpotensi meningkatkan penerimaan negara.

Menariknya, Asnaedi menegaskan bahwa peran generasi muda, khususnya Gen Y dan Z, sangat penting dalam mewujudkan transformasi digital dalam pelayanan pertanahan.

“Kita berharap munculnya Gen Y dan Z yang matang secara ilmu, keterampilan, kepercayaan diri, dan kemauan kuat ini menjadi fondasi untuk menjadi motor penggerak transformasi digital ATR/BPN,” ujarnya.

“Teman-teman semua yang ada di Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) merupakan bagian dari generasi tersebut,” imbuhnya menegaskan.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan SDM. Terlebih, STPN tengah bertransformasi menjadi Politeknik agar para taruna lebih percaya diri, kreatif, dan siap menjadi bagian dari masa depan layanan pertanahan di Indonesia.

“Dengan transformasi Sekolah Tinggi Pertanahan menjadi Politeknik, diharapkan Taruna/i akan lebih percaya diri, kreatif, dan siap menjadi bagian dari masa depan ATR/BPN dan bangsa Indonesia,” tutup Asnaedi.

Gen Z Takeaway

ATR/BPN lagi ngegas digitalisasi layanan tanah, targetnya 2028 udah full digital pake blockchain dan AI. No more sertifikat kertas palsu-palsuan. Gen Z dan Gen Y dipanggil jadi motor penggerak, biar urusan tanah di masa depan gak ribet, aman, dan transparan.

Feed Update

Hilal Check! BMKG & BRIN Prediksi Lebaran 2026 Jatuh pada 21 Maret

astakom.com, Jakarta - Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, muncul diskursus mengenai perbedaan tanggal hari raya yang diprediksi jatuh antara 20 atau 21 Maret 2026. Sebagai rujukan...

Kemenpar Gaspol Benahi Standar Usaha Pariwisata, Perkuat Perizinan dan Sertifikasi

astakom.com, Jakarta – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar) terus memperkuat tata kelola sektor pariwisata dengan menekankan pentingnya perizinan, standardisasi, dan sertifikasi bagi pelaku usaha...

Mendikdasmen Resmikan 726 Sekolah Hasil Revitalisasi TA 2025 di Aceh

astakom.com, Jakarta — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun anggaran (TA) 2025 di Kabupaten Bireuen, Provinsi...

Eks Menag Yaqut Resmi Ditahan KPK Hari Ini untuk 20 Hari Pertama

astakom.com, Jakarta — Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut telah resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan tindak...

Satgas PKH Segel Tambang Ilegal PT Mineral Trobos di Malut, Denda lagi Dihitung

astakom.com, Jakarta — Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyegel area operasional PT Mineral Trobos yang diduga melakukan penambangan ilegal di kawasan hutan...

Seskab Teddy Minta Masyarakat Dukung PP Tunas: Lindungi Anak di Ruang Digital

astakom.com, Jakarta — Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengajak seluruh lapisan masyarakat mendukung implementasi Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2025 tentang Perlindungan Tata Kelola...