Sabtu, 14 Mar 2026
Sabtu, 14 Maret 2026

Mensos Pastikan Bansos Tak Dikurangi, Justru Ditambah untuk yang Berhak

astakom.com, Jakarta – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menegaskan penyaluran bantuan sosial atau bansos di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak akan dikurangi. Sebalinya, penyaluran bansos justru akan ditambah untuk masyarakat yang benar-benar berhak.

Pernyataan itu disampaikan Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf, usai melaporkan Program Prioritas bersama Menteri Keuangan kepada Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jumat (19/9).

“Kami akan koordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagaimana arahan Presiden untuk memperkuat program-program yang memang jadi bagian dari penyaluran bansos seperti permakanan untuk lansia terlantar di atas 75 tahun,” kata Gus Ipul, dikutip astakom.com, Sabtu (20/9).

Mensos menjelaskan, program bansos akan difokuskan untuk kelompok rentan, termasuk pemberian makanan dua kali sehari kepada 35 ribu penyandang disabilitas serta program permakanan bagi lansia terlantar di atas 75 tahun.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan program pemberdayaan agar keluarga penerima manfaat (KPM) tidak bergantung selamanya pada bansos.

“Kita ingin bansos dipahami sebagai sifatnya sementara, lalu mereka menuju pemberdayaan. Bansos itu sementara, pemberdayaan itu selamanya. Kami dapat arahan Presiden agar kita juga memperkuat pemberdayaan ini,” ujarnya.

Menurut Gus Ipul, bila program pemberdayaan diperkuat, maka tiap tahun akan ada graduasi atau KPM yang naik kelas secara terukur.

Dengan demikian, masyarakat yang sebelumnya hanya menjadi penerima bansos, dapat bertransformasi menjadi kelompok produktif melalui program-program Kemensos maupun kementerian lain di bawah koordinasi Menko Pemberdayaan Masyarakat.

“Kita belum sampai angka, tapi kami mohon arahan dan kami diminta koordinasi dengan Kemenkeu,” kata Gus Ipul.

Gen Z Takeaway

Di era Presiden Prabowo, bansos bukan makin dikurangi tapi justru ditambah buat yang benar-benar berhak, kayak lansia terlantar dan penyandang disabilitas.

Tapi jangan lupa, kata Mensos Gus Ipul, bansos itu sifatnya sementara, tujuannya biar penerima bisa naik level lewat program pemberdayaan dan jadi lebih mandiri.

Feed Update

Jelang Lebaran Daging Sapi Tembus Rp110 Ribu per kg, Pemerintah Tegur Distributor

astakom.com, Jakarta - Menjelang lebaran, pemerintah terus mengawasi dan memperketat harga pangan, termasuk daging sapi. Mendengar ada laporan kenaikan harga daging sapi karkas jadi...

Petani Pasuruan Happy! Pupuk Murah Kini Tersedia di Kopdes

astakom.com, Jakarta - Pupuk dengan harga murah kini bisa dibeli dengan mudah oleh Petani di Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Sebab...

Setahun Danantara, Prabowo Bangga: Return on Asset Melonjak 300%

astakom.com, Jakarta - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), sukses bikin Presiden Prabowo bangga atas pencapaiannya dalam satu tahun terakhir. Dalam laporan peningkatan...

Drama Selat Hormuz: Dua Kapal Pertamina Masih Hold di Teluk, Pemerintah Gaspol Negosiasi

astakom.com, Jakarta - Dua kapal Pertamina, yaitu VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih berada di zona konflik Timur Tengah (Timteng). Pemerintah saat ini terus bernegosiasi...

APBN Defisit Rp135,7 Triliun di Triwulan I 2026, Purbaya Sebut Masih Terkendali

astakom.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sampai Februari 2026 dalam gelaran konferensi pers...

Harga Emas Kompak Drop, Antam Turun Rp45 Ribu

astakom.com, Jakarta - Harga emas hari ini Kamis (12/3/2026) kompak turun. Untuk emas antam turun Rp45.000 jadi Rp3.042.000 per gram, dari harga sebelumnya 11...