astakom.com, Jakarta – Perjalanan Jonatan Christie dan pasangan ganda putri Ana/ Tiwi di Kejuaraan Dunia BWF 2025 harus terhenti di babak perempat final. Jojo kalah dari tunggal putra Thailand, Kunlavut Vitidsarn, Jumat (29/8).
Jojo, sapaan akrab Jonatan, kalah dalam laga tiga gim yang berlangsung sengit. Di gim pertama, Jonatan tertinggal sejak interval 9-11 dan akhirnya kalah 14-21. Gim kedua menjadi kebangkitan Jojo setelah unggul 11-5 di interval dan menutup laga dengan kemenangan 21-18.
Namun, di gim penentuan, Vitidsarn kembali mendominasi. Jonatan tertinggal jauh 5-11 saat interval dan akhirnya menyerah 8-21. Kekalahan ini membuat langkah Indonesia di sektor tunggal putra harus terhenti tanpa raihan medali pada edisi 2025.
Ana/Tiwi Kalah dari Pasangan Jepang
Langkah ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi (Ana/Tiwi), harus terhenti di babak perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2025 setelah dikalahkan pasangan Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi. Pertandingan berlangsung di Court 2 Adidas Arena, Prancis, Sabtu (30/8) dini hari WIB.
Sejak gim pertama, duel berjalan ketat dengan skor imbang 4-4 hingga 7-7. Ana/Tiwi sempat unggul 10-8, namun Iwanaga/Nakanishi membalikkan keadaan menjadi 11-10 saat interval. Pasangan Jepang terus menjaga keunggulan dan menutup gim pertama dengan skor 21-15.
Pada gim kedua, kejar-kejaran angka kembali terjadi hingga kedudukan 6-6, sebelum pasangan Jepang melesat dan unggul 11-7 di interval. Ana/Tiwi berusaha mengejar, tetapi Iwanaga/Nakanishi tampil lebih konsisten dan mengamankan kemenangan 21-16.
Dengan hasil ini, Ana/Tiwi gagal menembus semifinal, sementara Putri Kusuma Wardani menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di Kejuaraan Dunia BWF 2025.
Gen Z Takeaway
Jonatan Christie dan pasangan ganda putri Ana/Tiwi harus mengakhiri perjalanan mereka di perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2025. Jojo kalah tiga gim dari Kunlavut Vitidsarn, sementara Ana/Tiwi takluk dari duet Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi, meski sempat memberikan perlawanan ketat di awal laga. Dengan hasil ini, harapan Indonesia kini bertumpu pada Putri Kusuma Wardani yang jadi satu-satunya wakil Merah Putih di semifinal. Waktunya dukung habis-habisan!