Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

Berbaju Kurung dan Bertanjak Melayu, Prabowo Jadi Inspektur Upacara Penurunan Bendera Merah Putih

astakom.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi Inspektur Upacara dalam acara penurunan bendera Merah Putih, di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (17/8), sore.

Seperti halnya saat menjadi Inspektur Upacara pada acara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan pagi hari, Prabowo tetap tampil mengenakan pakaian adat.

Jika pada pengibaran Merah Putih pagi hari Presiden tampil mengenakan pakaian berwarna putih gading, pada acara penurunan bendera sore hari, Kepala Negara tampil dengan baju kurung (beskap) melayu berwarna biru dongker.

Penampilan Presiden juga dilengkapi dengan hiasan kepala, berupa lipatan kain yang dililitkan. Dalam budaya Melayu, kain hiasan kepala itu disebut ‘Tanjak Melayu’.

Tanjak tersebut bermotif geometris dengan warna biru keperakan itu senada dengan busana yang dikenakan. Tanjak biru muda itu berbentuk runcing ke atas.

Makna tanjak Melayu

Merangkum dari berbagai sumber, tanjak berasal dari Bahasa Melayu Palembang yakni ‘tanjak’ atau ‘nanjak’ yang berarti naik atau menjulang ke tempat yang tinggi.

Tanjak biasanya dikenakan oleh pembesar, bangsawan, atau tokoh Masyarakat. Bentuk tanjak yang menjulang ke atas seperti “ Elang Menyongsong Angin”, melambangkan semangat kepemimpinan.

Tanjak yang dikenakan Prabowo, seperti “pucuk pisang” melambangkan kebijaksanaan dan kecermatan bertindak.

Adapun simpul pada tanjak melambangkan persatuan dan ikatan, baik dalam keluarga maupun Masyarakat. Selain makna simbolis, tanjak juga berfungsi sebagai hiasan yang memperindah penampilan.

Warna biru pada tanjak yang dikenakan Prabowo melambangkan ketenangan, kebijaksanaan, serta kedalaman hati seorang pemimpin.

Tanjak sendiri merupakan penutup kepala khas Melayu yang secara turun temurun dipakai sebagai simbol martabat kehormatan, sekaligus jati diri sesorang lelaki Melayu.

Presiden memadukan tanjak biru dengan baju kurung Melayu bernuansa senada, dilengkapi kain songket yang melingkar di pinggangnya.

Penampilan tersebut memberi kesan khidmat sekaligus menunjukkan penghormatan kepada budaya Nusantara.

Penampilan Presiden Prabowo pada sore hari ini melengkapi rangkaian upacara kemerdekaan yang berlangsung khidmat sejak pagi hingga petang.

Dengan busana adat Melayu dan tanjak biru, upacara penurunan bendera HUT ke-80 RI di Istana Merdeka menjadi momen penuh simbol dan sarat makna bagi perjalanan bangsa.

Makna filosofis tanjak

Tanjak atau tengkolok – di beberapa daerah disebut destar, merupakan penutup kepala khas Melayu yang sarat makna. Bukan sekadar hiasan, tanjak juga dipandang sebagai simbol martabat kehormatan.

Sejak lama tanjak dikenakan oleh kaum lelaki. Pemakaian tanjak mencerminkan status sosial sekaligus menunjukkan bahwa pemakainya memiliki wibawa dan kedudukan terhormat. Oleh karena itu, di Melayu dikenal pula pepatah ”Tak Melayu kalau tak bertanjak”.

Tanjak bukan hanya sekadar hiasan penutup kepala, tetapi juga cerminan nilai-nilai luhur budaya Melayu.

Feed Update

Tetap Pantau Konflik Timur Tengah! Kemenpar Pastikan Wisata Indonesia Tetap Aman Buat Traveler

astakom.com, Jakarta – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah menjadi salah satu faktor yang ikut dipantau pemerintah karena berpotensi memengaruhi mobilitas perjalanan global. Meski...

KPK Periksa Ketum PP Japto Soerjosoemarno, Dalami Dugaan Gratifikasi Tambang di Kukar

astakom.com, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan penerimaan keuntungan dari hasil tambang di Kutai Kartanegara (Kukar) oleh Ketua Umum (Ketum) Pemuda Pancasila...

KSP Nilai Indonesia Aman di Tengah Konflik Timur Tengah: Presiden Prabowo sangat Visioner!

astakom.com, Jakarta — Memanasnya konflik di Timur Tengah antara Iran vs Amerika Serikat (AS)-Israel, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari menilai bahwa Indonesia...

Hilal Check! BMKG & BRIN Prediksi Lebaran 2026 Jatuh pada 21 Maret

astakom.com, Jakarta - Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, muncul diskursus mengenai perbedaan tanggal hari raya yang diprediksi jatuh antara 20 atau 21 Maret 2026. Sebagai rujukan...

Kemenpar Gaspol Benahi Standar Usaha Pariwisata, Perkuat Perizinan dan Sertifikasi

astakom.com, Jakarta – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar) terus memperkuat tata kelola sektor pariwisata dengan menekankan pentingnya perizinan, standardisasi, dan sertifikasi bagi pelaku usaha...

Mendikdasmen Resmikan 726 Sekolah Hasil Revitalisasi TA 2025 di Aceh

astakom.com, Jakarta — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun anggaran (TA) 2025 di Kabupaten Bireuen, Provinsi...