Minggu, 15 Mar 2026
Minggu, 15 Maret 2026

Transaksi Business Matching UMKM Tembus USD 90,04 Juta hingga Juli 2025

astakom.com, Jakarta – Tujuh bulan pertama program penjajakan bisnis (business matching) ekspor produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang diinisiasi Kementerian Perdagangan telah mencatatkan transaksi kumulatif sebesar USD 90,04 juta, atau setara dengan Rp 1,46 triliun.

Nilai ini terdiri atas pesanan pembelian (purchase order/PO) sebesar USD 55,09 juta dan potensi transaksi sebesar USD 34,95 juta. Business matching tersebut merupakan bagian dari Program UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor).

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi menyampaikan, Kemendag berkomitmen terus memperkuat peran UMKM dalam perdagangan global.

UMKM BISA Ekspor akan terus berjalan sebagai langkah strategis mempertemukan UMKM Indonesia dengan calon buyer luar negeri secara langsung dan terarah.

“Untuk Januari-Juli 2025, total transaksi business matching dalam program UMKM BISA Ekspor telah menembus USD 90,04 juta. Kemendag terus berkomitmen membuka akses pasar ekspor seluas-luasnya bagi produk UMKM,” ujarnya.

“Business matching menjadi jembatan penting agar pelaku UMKM tidak sebatas mengenal pasar global, tetapi juga mampu mencatatkan transaksi yang nyata dengan buyer luar negeri,” imbuh Puntodewi, dalam keterangan tertulis dikutip astakom.com, Rabu (13/8).

Menurut Puntodewi, sepanjang Januari-Juli 2025, Kemendag melalui 46 perwakilan perdagangan (perwadag) RI di 33 negara mitra dagang telah memfasilitasi 410 kegiatan business matching, yang diikuti oleh 773 UMKM berbeda.

Kegiatan tersebut terdiri atas 268 sesi kurasi produk oleh perwadag RI (pitching) dan 142 sesi pertemuan langsung antara pelaku UMKM dan buyer potensial di negara tujuan ekspor.

Sementara itu, khusus Juli 2025, total transaksi business matching mencapai USD 2,99 juta yang terdiri atas PO senilai USD 2,39 juta dan potensi transaksi USD 600 ribu.

Telah terlaksana pula 45 kegiatan business matching yang terdiri atas 27 pitching dan 18 pertemuan dengan buyer, dengan cakupan produk meliputi ikan bandeng, minyak sawit, telur, permen dan makanan manis (confectionery), kosmetik, kopi, dekorasi rumah, kertas, dan makanan dan minuman olahan lainnya.

Kemendag juga memperoleh dukungan aktif dari 15 pembina UMKM sepanjang Juli 2025. Para pembina ini mendampingi dan merekomendasikan UMKM binaan mereka untuk berpartisipasi dalam business matching UMKM BISA Ekspor.

Puntodewi menambahkan, Kemendag berkomitmen untuk terus memperluas cakupan kegiatan business matching dengan pendekatan yang inovatif dan kolaboratif. Harapannya, kegiatan ini dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha dan buyer potensial di masa mendatang.

“Keberlanjutan komitmen pelaksanaan business matching khusus bagi eksportir perempuan juga turut membuktikan dukungan Kemendag bagi peningkatan peran perempuan dalam perdagangan internasional,” tambah Puntodewi.

Secara umum, ekspor nonmigas Indonesia pada Januari—Juni 2025 tercatat mencapai USD 128,39 miliar, naik 8,96 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (YoY).

Produk ekspor nonmigas utama Indonesia di antaranya adalah minyak kelapa sawit (CPO) dan turunannya (HS 15) sebesar USD 15,89 miliar dengan pangsa 12,37 persen, batu bara (HS 27) sebesar USD 15,33 miliar (11,94 persen), serta besi dan baja (HS 72) sebesar USD 13,79 miliar (10,74 persen).

Negara tujuan ekspor utama adalah Tiongkok yang sebesar USD 29,31 miliar dengan pangsa 22,83 persen, Amerika Serikat USD 14,79 miliar (11,52 persen), dan India USD 8,97 miliar (6,99 persen).

Feed Update

Korlantas Polri Catat 459 Ribu Kendaraan telah Keluar dari Jakarta

astakom.com, Jakarta — Memasuki momen mudik Lebaran 2026, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyebut sebanyak 459.570 kendaraan telah keluar dari Jakarta. Laporan ini disampaikan Korlantas...

Momen Bahlil Bercanda Nyeletuk ‘Uang Terus’ saat Amran Ajukan Pinjaman ke Purbaya

astakom.com, Jakarta — Momen lucu terjadi saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, ketika Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, memaparkan laporan komoditas...

Presiden Prabowo: Semua Kekayaan Alam Indonesia Milik Bangsa, Bukan Pengusaha

astakom.com, Jakarta — Membahas mengenai kekayaan alam, Presiden RI Prabowo Subianto menekankan bahwa seluruh kekayaan alam atau sumber daya alam (SDA) di Indonesia adalah...

Cendikiawan NU: Perang Amerika-Iran-Israel Jangan Bawa- Bawa Agama!

astakom.com, Jakarta- Pada sebuah Talkshow di stasiun Tv Nasional, cendikiawan muda NU Islah Bahrawi atau sosok yang biasa disapa Cak Islah ini menekankan tidak...

Perempuan Gerindra Gelar Santunan Anak Yatim dan Bagikan 1.000 Paket Sembako

astakom.com, Jakarta – Jumat berkah. Begitulah gambaran suasana hangat dan penuh kebersamaan yang terpancar di Kantor DPP Partai Gerindra pada Jumat sore (13/3/2026). Momen hangat...

Presiden Prabowo dan Jajarannya Membayar Zakat, Baznas: Teladan Pemimpin Dorong Kepercayaan Publik

astakom.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto hingga jajaran menteri, wakil menteri Kabinet Merah Putih membayar zakat ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana...