Sabtu, 14 Mar 2026
Sabtu, 14 Maret 2026

Mendag Minta UMKM Manfaatkan IEU-CEPA: Ini Kesempatan Bagus!

astakom, Jakarta – Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia untuk segera memanfaatkan peluang, setelah rampungnya perjanjian perdagangan Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

Mendag yang akrab disapa Busan menegaskan bahwa produk-produk UMKM Indonesia memiliki kualitas kompetitif, sehingga sangat potensial untuk menembus pasar Eropa.

“Karena pasar kita terbuka di sana, market-nya besar, jumlah penduduknya 400 juta lebih. Jadi saya pikir ini kesempatan yang bagus,” ujar Busan dalam acara Kick Off ASEAN Online Sale Day di Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, dikutip astakom.com, Kamis (7/8).

Busan mengungkapkan, meski IEU-CEPA belum sepenuhnya rampung, Indonesia telah mencatat surplus perdagangan yang signifikan. Pada semester pertama 2025, nilai ekspor Indonesia mencapai USD 9,6 miliar, menjadikan Indonesia sebagai negara dengan surplus perdagangan terbesar di kawasan ASEAN.

Tak hanya itu, kawasan Eropa juga menjadi wilayah surplus terbesar kedua bagi Indonesia selama Januari–Juni 2025. Fakta ini menunjukkan kekuatan daya saing produk ekspor nasional bahkan sebelum perjanjian CEPA diimplementasikan.

“Artinya kalau belum ada CEPA saja sudah surplus, mudah-mudahan nanti setelah ada CEPA menjadi semakin besar,” katanya optimistis.

Meski peluang besar telah terbuka, Busan menekankan bahwa pemanfaatan perjanjian perdagangan tidak akan terjadi secara otomatis tanpa aksi nyata dari pelaku usaha. Ia menegaskan pentingnya kesiapan dan proaktif dari UMKM dalam mengeksekusi peluang tersebut.

Mendag memastikan, bahwa pemerintah akan terus mendorong dan mendampingi UMKM dalam memahami manfaat CEPA, termasuk akses terhadap fasilitas ekspor, sertifikasi mutu, dan pemasaran digital.

Upaya ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM “naik kelas” dan bersaing di pasar global, khususnya di kawasan Eropa yang memiliki potensi pasar lebih dari 400 juta konsumen.

“Kalau kita punya CEPA tapi kita diam saja, ya enggak bisa jualan. Sekarang tinggal bagaimana utilisasi ini kita optimalkan sebaik mungkin. Kita akan terus bekerja sama dengan pelaku usaha untuk memanfaatkan pasar-pasar yang ada,” tegas Mendag.

Feed Update

UMKM Happy! MBG Bikin Toko Kue Ngawi Banjir Order, Ciptakan Lapangan Kerja

astakom.com, Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) gagasan Presiden RI Prabowo Subianto membawa berkah bagi dapur produksi kue basah milik Putri Lestari, pelaku...

MBG Dongkrak Ekonomi UMKM, Produksi Keripik Tempe Ngawi Meningkat

astakom.com, Jakarta - Program gagasan Presiden Prabowo Subianto yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) terbukti memberi manfaat bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)...

Jelang Lebaran Daging Sapi Tembus Rp110 Ribu per kg, Pemerintah Tegur Distributor

astakom.com, Jakarta - Menjelang lebaran, pemerintah terus mengawasi dan memperketat harga pangan, termasuk daging sapi. Mendengar ada laporan kenaikan harga daging sapi karkas jadi...

Petani Pasuruan Happy! Pupuk Murah Kini Tersedia di Kopdes

astakom.com, Jakarta - Pupuk dengan harga murah kini bisa dibeli dengan mudah oleh Petani di Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Sebab...

Setahun Danantara, Prabowo Bangga: Return on Asset Melonjak 300%

astakom.com, Jakarta - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), sukses bikin Presiden Prabowo bangga atas pencapaiannya dalam satu tahun terakhir. Dalam laporan peningkatan...

Drama Selat Hormuz: Dua Kapal Pertamina Masih Hold di Teluk, Pemerintah Gaspol Negosiasi

astakom.com, Jakarta - Dua kapal Pertamina, yaitu VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih berada di zona konflik Timur Tengah (Timteng). Pemerintah saat ini terus bernegosiasi...