Jumat, 29 Agu 2025
Jumat, 29 Agustus 2025

Presiden Prabowo dan Presiden Macron Terkesima Parade Bastille Day Dibuka “Maju Tak Gentar”

astakom, Jakarta– Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memenuhi undangan Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk menghadiri perayaan Hari Nasional Prancis, atau Bastille Day, yang digelar di Paris pada Senin (14/7). Tak hanya mengundang secara pribadi, Macron juga mengajak Indonesia untuk berpartisipasi dalam parade militer sebagai bentuk penghormatan terhadap kerja sama kedua negara.

Indonesia mendapat kehormatan besar dengan menjadi negara pembuka dalam parade Bastille Day tahun ini. Lagu kebangsaan “Maju Tak Gentar” mengalun lantang mengiringi langkah kontingen Indonesia yang menyusuri jalan ikonik Avenues des Champs-Élysées di jantung Kota Paris.

Penampilan memukau ditampilkan oleh kelompok Marching Band dan Tim Genderang Suling Canka Lokananta (GSCL) yang terdiri dari taruna akademi tiga matra TNI serta personel Satgas Patriot II. Mereka mengenakan atribut unik seperti head gear berbentuk macan tutul dan elang, simbol matra masing-masing, sambil membawa bendera Indonesia dan Prancis.

Dari panggung kehormatan, Presiden Prabowo terlihat tersenyum bangga dan memberi hormat saat kontingen Indonesia melintas. Di sampingnya, Presiden Macron memberikan tepuk tangan sebagai bentuk apresiasi atas penampilan kontingen TNI yang rapi dan penuh semangat.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin telah memberikan arahan kepada seluruh anggota Satgas Patriot II agar menampilkan performa terbaik demi menjaga kehormatan dan nama baik Indonesia di panggung internasional.

“Seluruh anggota kontingen harus menjaga nama baik Indonesia, menunjukkan disiplin, dan semangat juang yang menjadi ciri khas prajurit TNI,” ujar Sjafrie dikutip astakom.com dalam keterangan resminya yang dirilis dari Jakarta.

Sjafrie bahkan menyempatkan diri mengunjungi pasukan Satgas Patriot II sehari sebelum parade, pada Minggu (13/7), untuk memberikan semangat secara langsung. Ia menegaskan bahwa partisipasi Indonesia dalam Bastille Day adalah sebuah kehormatan besar dan bukti kuatnya hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis, terutama dalam bidang pertahanan.

“Kehadiran saya di sini untuk memastikan kalian memberikan tampilan terbaik, bukan hanya atas nama TNI, tapi juga atas nama bangsa Indonesia,” tegasnya.

Tahun ini, perayaan Bastille Day juga bertepatan dengan peringatan 100 tahun penyalaan api abadi La Flamme dan simbol Bleuet de France—lambang penghormatan bagi para pahlawan dan korban perang. Partisipasi Indonesia dinilai mencerminkan eratnya hubungan diplomatik RI–Prancis serta menjadi wujud nyata diplomasi pertahanan yang menjunjung nilai perdamaian dan kolaborasi global.

Feed Update

Kapolri Janji Tuntaskan Kasus Rantis Polisi Lindas Driver Ojol

astakom.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa seluruh permasalahan terkait insiden kerusuhan usai demo di depan Gedung DPR/MPR RI akan ditangani...

Tujuh Anggota Brimob Diperiksa Buntut Insiden Rantis Lindas Driver Ojol

astakom.com, Jakarta – Insiden tragis yang menewaskan pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan (21) di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, kini memasuki babak baru penyelidikan. Affan...

Driver Ojol Tewas Terlindas Rantis Brimob, Kapolda Metro Minta Maaf

astakom.com, Jakarta - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri menyampaikan permohonan maaf mendalam kepada keluarga driver ojek online (ojol) yang tewas setelah...

Menkes: Campak Jauh Lebih Menular Daripada COVID-19

astakom.com, Sumenep - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan campak merupakan penyakit paling menular di dunia, bahkan jauh lebih menular dibandingkan COVID-19. Ia menyebut...

Terkini

Viral

Videos

00:02:09

Menlu Sugiono Melepas Bantuan Gempa Myanmar

00:03:02
00:03:10