Senin, 16 Mar 2026
Senin, 16 Maret 2026

PBB Bongkar Ekonomi Genosida di Gaza, 60 Perusahaan Global Diuntungkan dari Perang

astakom, Jakarta – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merilis laporan mengejutkan bertajuk “From Economy of Occupation to Economy of Genocide”, yang disampaikan oleh Pelapor Khusus untuk wilayah Palestina, Francesca Albanese.

Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa lebih dari 60 perusahaan global terlibat dalam mendukung operasi militer Israel di Jalur Gaza, yang menurutnya kini telah berubah menjadi kampanye genosida.

“Saat kehidupan di Gaza dihancurkan, laporan ini menunjukkan alasan mengapa genosida yang dilakukan Israel terus berlangsung: karena hal itu menguntungkan bagi banyak pihak,” ujar Francesca Albanese dalam sidang Dewan Hak Asasi Manusia PBB, seperti dikutip Astakom dari laporan Reuters (1/7/2025).

Daftar Perusahaan yang Disebut Terlibat
Laporan tersebut menyoroti keterlibatan perusahaan dari berbagai sektor dari industri militer hingga teknologi informasi dan layanan penyewaan digital. Berikut beberapa nama yang disebut:

  1. Industri Pertahanan & Militer
  • Lockheed Martin
  • Leonardo (Italia)
  • Caterpillar
  • HD Hyundai (Korea Selatan)
  • Elbit Systems (Israel)
  • BAE Systems
  • Israel Aerospace Industries (IAI)
  • General Dynamics
  • Rheinmetall

2. Teknologi & Data

  • Alphabet (induk Google)
  • Amazon
  • Microsoft
  • IBM
  • Palantir Technologies

3. Alat Berat & Infrastruktur

  • Volvo Group
  • FANUC Corporation (Jepang)

4. Platform Penyewaan Hunian

  • Airbnb
  • Booking Holdings (induk Booking.com)

5. Energi & Komoditas

  • Drummond Company
  • Glencore

6. Finansial & Investasi

  • BlackRock
  • Vanguard
  • BNP Paribas
  • Barclays

Laporan menegaskan bahwa selain perusahaan di atas, masih ada banyak entitas keuangan lain yang mendukung Israel melalui investasi, pendanaan, dan obligasi militer.

Saat senjata menggelegar dan gedung-gedung roboh di Gaza, raksasa seperti Lockheed, Amazon, dan BlackRock justru membukukan untung. Konflik ini berubah menjadi mesin ekonomi yang memperkaya banyak pihak.

Tom Fletcher, Kepala Urusan Kemanusiaan PBB, menambahkan bahwa bentuk modern dari kejahatan genosida dilakukan bukan hanya dengan bom, tetapi juga dengan cara yang lebih sistematis.

“Kami melihat taktik genosida dilakukan melalui kelaparan yang disengaja dan manipulasi terhadap bantuan kemanusiaan,” ujar Fletcher, seperti dikutip Astakom dari pernyataannya di Dewan Keamanan PBB (3/7/2025).

Pemerintah Israel membantah keras laporan tersebut. Mereka menyebut tuduhan yang dilontarkan Albanese sebagai bias politik dan tidak berdasar secara hukum.

Dalam pernyataannya, otoritas Israel menegaskan bahwa operasi militer yang dilakukan merupakan bentuk pembelaan diri terhadap kelompok teroris, bukan serangan terhadap warga sipil.

Feed Update

Trump Berharap Keterlibatan Negara Lain Amankan Selat Hormuz, Amerika Menyerah?

astakom.com, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump udah menekan negara-negara lain buat mengirimkan kapal perang guna memastikan Selat Hormuz tetap terbuka untuk...

Iran Nangkep 20 Diduga Mata-mata Israel: Drama Banget!

astakom.com, Jakarta - Iran menangkap total 20 individu di bagian barat laut negara tersebut. Total dua puluh orang tersebut ditangkap karena diduga berkolaborasi dengan...

Netanyahu Masih Hidup? Iran: Kami Kejar Terus!

astakom.com, Jakarta - Konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran masih berlangsung di Timur Tengah (Timteng). Iran berkomitmen untuk mengejar dan membunuh...

Prabowo: Perang AS-Israel di Iran? Gak Rasional!

astakom.com, Jakarta - Prabowo Subianto, jenderal purnawirawan yang saat ini memimpin negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Ia menyatakan dalam wawancara kepada Bloomberg...

Iran Nolak Pesan Trump: Gencatan Senjata? No Way!

astakom.com, Jakarta - Teheran menolak dua permohonan dari utusan khusus Presiden AS Donald  Trump, Steve Witkoff, yang menginginkan penghentian gencatan senjata. Pemerintah Iran percaya bahwa...

Rusia-China Bentrok Sama AS di DK PBB Demi Bela Iran!!

astakom.com, Jakarta - Amerika Serikat beserta sekutunya berkonflik dengan Rusia dan China di pertemuan Dewan Keamanan PBB ketika membahas Iran, Kamis (12/3/2026). Dalam pernyataan di...