Senin, 16 Mar 2026
Senin, 16 Maret 2026

Gus Ipul Lapor Perkembangan Sekolah Rakyat dan Bansos di Ratas Hambalang

astakom, Bogor – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan permohonan khusus kepada Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan pembekalan langsung kepada para kepala sekolah dan guru Sekolah Rakyat.

Permohonan tersebut disampaikan Gus Ipul dalam Rapat Terbatas bersama Presiden di kediaman pribadi Presiden Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (23/6) malam.

“Insya Allah nanti pada saatnya kami akan memohon kesediaan Bapak Presiden untuk memberikan pembekalan kepada para kepala sekolah dan juga kepada para guru,” ujar Gus Ipul dalam keterangannya dikutip astakom.com, Selasa (24/6).

Gus Ipul menjelaskan, kehadirannya di Hambalang selain meminta kesediaan Presiden juga melaporkan perkembangan program Sekolah Rakyat.

Kepada presiden Gus Ipul melaporkan bahwa tahap pertama Sekolah Rakyat sudah siap dilaksanakan di 100 titik dengan kapasitas lebih dari 9.700 siswa.

Tahap pertama akan dimulai pada 14 Juli 2025 dengan agenda masa orientasi selama 2-3 bulan sebelum memasuki masa pembelajaran penuh.

Selain itu, tahap kedua Sekolah Rakyat juga sudah dipersiapkan di 100 titik tambahan, bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) melalui pemanfaatan gedung-gedung balai latihan kerja milik Kemenaker. Kedua tahap akan digabungkan agar dapat menampung lebih banyak peserta didik.

“Kalau memungkinkan akan digabung sekalian, sehingga kapasitas siswa bisa lebih dari 20 ribu,” kata Gus Ipul.

Dalam pelaksanaannya, setiap rombongan belajar (rombel) sekolah rakyat akan berisi 25 siswa. Jumlah rombel per sekolah akan disesuaikan dengan kapasitas masing-masing sekolah, mulai dari 1 hingga 4 rombel.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo meminta Kemensos mengupayakan peningkatan kapasitas siswa semaksimal mungkin.

Saat ini, jumlah siswa yang terdata sudah mendekati 10 ribu orang. Dengan penambahan tahap kedua, target yang diupayakan mencapai 20 ribu siswa.

“Ya diusahakan sekuat tenaga sampai Juli itu kapasitasnya berapa. Yang jelas sekarang sudah hampir 10 ribu. Kalau memungkinkan nanti berarti 20 ribu,” kata Gus Ipul.

Selain mempersiapkan sarana dan prasarana sekolah rakyat, Kementerian Sosial juga menggelar pelatihan untuk mendukung kualitas pengajaran.

Setelah sebelumnya sukses melaksanakan retret bagi 52 kepala sekolah, sebanyak 47 kepala sekolah akan menyusul mengikuti pelatihan lanjutan pada pertengahan Juli 2025. Untuk para guru, pelatihan akan dilakukan secara terpisah di daerah masing-masing.

“Juli akan ada 47 lagi. Gurunya nanti sendiri, ada juga tapi pelaksanaannya di daerah masing-masing,” jelas Gus Ipul.

Menurut Gus Ipul, dalam ratas ini juga dibahas berbagai aspek penting terkait program ini, termasuk lokasi, kurikulum, sarana-prasarana, hingga mekanisme penerimaan siswa.

Sementara itu di luar laporan tentang Sekolah Rakyat, Gus Ipul juga menyampaikan perkembangan program bantuan sosial (bansos) kepada Presiden.

Hingga saat ini, realisasi penyaluran bansos telah mencapai 80 persen, termasuk program penebalan bansos untuk memperkuat daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi.

“Semua juga sudah kami laporkan ke Presiden. Tinggal sekarang ada buka rekening baru, karena ada yang baru juga penerima manfaatnya,” kata Gus Ipul.

Kementerian Sosial berkomitmen mendukung penuh visi dan misi serta program Presiden Prabowo dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui penguatan sektor pendidikan, perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat, untuk mengentaskan kemiskinan.

Feed Update

Pemerintah Kecam Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis: Tegaskan Pengusutan Tuntas

astakom.com, Jakarta — Mengenai kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, Pemerintah menyampaikan keprihatinan...

Pemerintah Gercep Auto Pulangin 34 WNI Gelombang Kedua dari Iran!

astakom.com, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sedang menyiapkan kepulangan 34 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran pada minggu ini akibat meningkatnya ketegangan geopolitik...

Pemerintah Pastikan Stok BBM Aman Jelang Idulfitri

astakom.com, Jakarta – Pemerintah memastikan cadangan energi nasional dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kepastian tersebut disampaikan oleh Menteri Energi dan...

Presiden Prabowo Siapkan Langkah Hadapi Dampak Konflik Global

astakom.com, Jakarta – Prabowo Subianto mengingatkan seluruh jajaran pemerintah untuk tetap waspada terhadap dinamika global yang saat ini berkembang, terutama konflik yang terjadi di...

Satgas PRR Laporkan Sumut dan Sumbar Nol Pengungsi di Tenda jelang Lebaran

astakom.com, Jakarta — Satgas Perceptan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera melaporkan bahwa pihaknya berhasil capai nol pengungsi di tenda di wilayah Sumatera Utara...

Komisi III DPR: Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis adalah Kejahatan Demokrasi

astakom.com, Jakarta — Penyiraman air keras yang terjadi terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, Komisi III DPR...