Astakom.com, Jakarta – Zhao Lusi lagi-lagi jadi sorotan. Bukan karena drama terbarunya, tapi karena satu aksi sederhana yang dampaknya langsung terasa ke banyak orang.
Beberapa hari lalu, Zhao Lusi me-repost sebuah video dari Douyin yang menampilkan kisah seorang kakek penjual tanghulu. Dalam video itu diceritakan bahwa sang kakek harus merawat tiga cucunya seorang diri setelah putranya meninggal dunia akibat kanker.
Kisahnya singkat, tapi emosinya kena. Tanpa banyak kata atau narasi berlebihan, Zhao Lusi memilih untuk bertindak.
Cerita kakek penjual tanghulu yang auto bikin hati luluh
Video tersebut menampilkan keseharian sang kakek yang tetap berjualan tanghulu demi menghidupi tiga cucunya. Tidak ada dramatisasi berlebihan, justru kesederhanaan hidupnya yang membuat banyak netizen ikut tersentuh.
Awalnya, kisah ini hanya beredar terbatas di Douyin. Namun setelah di-repost oleh Zhao Lusi, ceritanya langsung menyebar luas dan mulai menarik perhatian publik.
Zhao Lusi ikut turun tangan, donasi langsung mengalir
Tak berhenti di repost, Zhao Lusi juga diketahui ikut memberikan donasi secara langsung. Meski nominalnya tidak diumbar, aksi ini cukup menjadi pemicu reaksi berantai.
Begitu publik tahu Zhao Lusi ikut membantu, banyak netizen langsung bergerak. Donasi pun berdatangan, dari nominal kecil hingga besar, dengan satu tujuan yang sama: meringankan beban sang kakek dan cucu-cucunya.
Power figur publik yang beneran kerasa di medsos
Aksi Zhao Lusi ini menuai banyak respons positif. Netizen menilai, langkah tersebut menjadi contoh nyata bagaimana pengaruh figur publik bisa digunakan untuk hal yang berdampak langsung.
Di tengah era media sosial yang penuh citra, tindakan sederhana Zhao Lusi justru terasa tulus. Bukan soal popularitas atau sorotan kamera, melainkan empati yang benar-benar diwujudkan menjadi aksi nyata.

