astakom.com, Jakarta – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) memastikan sebanyak 91 anak yang diamankan dalam aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI telah mendapatkan pendampingan dan dipulangkan ke keluarga masing-masing.
“UPT PPPA DKI Jakarta, dan Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta telah memberikan pendampingan psikologis awal kepada anak-anak,” kata Menteri PPPA, Arifah Fauzi di Jakarta, dikutip astakom.com, Jumat (29/8).
Pendampingan tersebut meliputi proses penggalian informasi sejak anak diamankan, hingga pemberian psikoedukasi terkait cara menyampaikan aspirasi dengan benar, memahami penyebab dan dampak stres, serta mengenalkan layanan pemulihan yang dapat diakses.
Selain itu, upaya pemulihan juga dilakukan melalui delapan kelompok konseling yang melibatkan konselor, pekerja sosial, dan paralegal bekerja sama dengan Dinas PPAPP DKI Jakarta.
Berdasarkan data Dinas PPAPP DKI Jakarta, jumlah anak yang diamankan berusia di bawah 18 tahun sebanyak 91 orang. Angka ini berbeda dari informasi awal di media yang menyebutkan 196 anak.
“Dari total 91 anak, sebanyak 47 anak berasal dari DKI Jakarta, 19 dari luar DKI, dan 25 lainnya belum teridentifikasi,” ujar Menteri PPPA.
Mereka, kata dia, bukan hanya dari Jakarta, tetapi juga dari Kota Bogor, Kabupaten Tangerang, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi. “Seluruhnya telah didata, diperiksa, dan dipulangkan kepada keluarga masing-masing,” pungkasnya.
Gen Z Takeaway
Guys, jadi kemarin heboh ada kabar ratusan anak kena amankan pas demo di DPR, ternyata datanya fix cuma 91 orang.
Semua udah dapet pendampingan psikologis, diajarin cara nyampein aspirasi dengan bener, plus udah dipulangkan ke keluarga masing-masing. Jadi clear ya, biar kalau mau turun ke jalan tetep paham cara aman dan sehat buat bersuara.