Sabtu, 14 Mar 2026
Sabtu, 14 Maret 2026

Azis Subekti Ingatkan Penyelenggara Pemilu: Jangan Main-main, Rakyat yang Menanggung Akibat

astakom, Jakarta – Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Gerindra, Azis Subekti mengingatkan urgensi menjaga demokrasi dari intervensi dan potensi pelanggaran prosedur kepada Kementerian Dalam Negeri, KPU, Bawaslu, dan DKPP, menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan pilkada ulang di sejumlah daerah.

“Kalau ini tidak jelas, nggak usah dilaksanakan, karena berbahaya. Pertanyaan saya, ada nggak intervensi terhadap lima daerah ini yang mau melaksanakan PSU maupun pilkada ulang?” ujar Azis, Rabu (16/7).

Tak hanya mempertanyakan transparansi, Azis juga memberikan peringatan keras bagi siapa pun yang mencoba bermain-main dengan proses demokrasi. Menurutnya, setiap upaya manipulatif akan menjadi bumerang bagi pelakunya, termasuk jika berasal dari partainya sendiri.

“Kalau ada yang mencoba untuk main-main, dia sedang menggali kuburnya sendiri. Termasuk Partai Gerindra ya,” tegasnya, membuat ruang rapat seketika hening.

Dalam kesempatan itu, Azis juga menyoroti evaluasi DKPP terhadap pelaksanaan PSU yang dipicu oleh putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Ia menilai ada poin penting yang seharusnya mendapat prioritas lebih tinggi.

“Ada lima poin, Pak. Kenapa Bapak nggak memasukkan poin yang kelima di pertama? Kan ujung dari semuanya kan di situ. Harusnya lima itu nomor satu. Kalau nggak profesional verifikasi ini,” kritiknya.

Azis menekankan bahwa kekokohan dan independensi penyelenggara pemilu adalah harga mati. Ia mengingatkan, ketidaktegasan hanya akan membuka jalan bagi pelanggaran dan berulangnya PSU yang ujung-ujungnya membebani negara dan merugikan rakyat.

“Anda harus kokoh. Atensi dari manapun nggak ada. Karena apa akibatnya nanti? PSU. PSU yang menanggung siapa? Rakyat juga. Anggarannya terus ada terus. Itu prinsip. Itulah kekokohan bagi penyelenggara,” tegasnya.

Lebih jauh, Azis menyuarakan sikap resmi Fraksi Gerindra yang menolak segala bentuk pembiaran terhadap pelanggaran aturan, terutama jika berdampak pada keuangan negara.

“Standing position Partai Gerindra jelas: nggak boleh main-main dengan penegakan aturan. Apalagi yang menyebabkan, ketika aturan itu tidak ditegakkan, negara yang rugi untuk mengeluarkan anggaran. Nggak boleh itu. Siapapun yang perintah, itu nggak boleh kalau menimbulkan kerugian negara.”

Mengakhiri penyampaiannya, Azis mendorong agar seluruh komisioner penyelenggara pemilu terlibat aktif dalam pengawasan tahapan PSU dan pilkada ulang. Ia mengajak agar prinsip progresif diterapkan, dengan pendekatan yang lebih responsif dan antisipatif.

“Berlakulah asas progresif. Tidak menunggu laporan dari sana. Teleponlah. Bikinlah teks ini. Teleponlah setiap hari bagaimana perkembangannya dari setiap detail pelaksanaan pilkada ulang maupun PSU yang akan dilaksanakan.” tega Azis.

“Itu prinsipnya. Tidak ada toleransi untuk melakukan kesalahan kali ini. Kami hanya mengingatkan bahwa tidak boleh ada lagi PSU setelah semua ini selesai pencoblosan,” pungkasnya

Feed Update

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Dorong Pabrik Indarung I Jadi Spot Seni Baru

astakom.com, Jakarta – Menteri Kebudayaan Fadli Zon meninjau kawasan Pabrik Indarung I yang merupakan bagian dari kompleks industri milik PT Semen Padang. Kunjungan ini...

Jelang Lebaran, Ketua MPR Salurkan 5.000 Paket Bantuan untuk Korban Bencana di Sumut

Astakom, Medan — Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyalurkan 5.000 paket bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera...

Momen Anak-anak Antusias Sambut Kapal Pengantar MBG di Pesisir Danau Sentani

astakom.com, Jakarta — Penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Danau Sentani Kabupaten Jayapura, Papua, dilakukan dengan berbeda. MBG yang didistribusikan untuk anak sekolah, ibu...

Gen Z Sudah Tahu Belum? Mudik Itu Singkatanya Adalah…

astakom.com, Jakarta - Jelang lebaran 2026, ada kebiasaan urban yang selalu terjadi di masyarkat Indonesia, 'Mudik'. Kata ini selalu muncul di televisi maupun media...

Jalur Pemudik dan Pelancong Palabuhanratu Rusak hingga Viral, Dedi Mulyadi Bilang “Itu Bukan Jalan Provinsi!”

astakom.com, Jakarta - Jelang lebaran biasanya dibarengi dengan musim mudik dan liburan. Dan yang paling utama bagi pemudik dan pelancong liburan adalah kemanan jalur...

Momen Warga Aceh Tamiang ‘War’ Takjil, UMKM Kembali Pulih Pascabencana

astakom.com, Jakarta — Upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi Sumatera yang jadi komitmen pemerintah semakin tampak hasilnya di lapangan. Di Aceh Tamiang, ramai-ramai masyarakat berburu takjil...