Jumat, 29 Agu 2025
Jumat, 29 Agustus 2025

Menko AHY Tegaskan Sekolah Rakyat Sarana Putus Rantai Kemiskinan

astakom, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan bahwa sekolah rakyat merupakan sarana untuk memutus rantai kemiskinan.

“Prinsipnya adalah kita ingin sekolah rakyat ini benar-benar menjadi sarana untuk memutus rantai kemiskinan,” ujar AHY dalam keterangannya, dikutip astakom.com, Senin (14/7).

Dia menekankan, bahwa pendidikan yang layak dan berkualitas menjadi hal yang harus didapat oleh para anak bangsa, termasuk mereka yang datang dari keluarga prasejahtera.

“Anak-anak kita berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas,” imbuhnya.

AHY menegaskan, keberadaan sekolah rakyat di berbagai daerah diharapkan menjadi solusi nyata dalam upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

“Ini adalah program strategis Bapak Presiden Prabowo Subianto, di mana Kementerian Sosial menentukan lokasi-lokasi yang dianggap sangat membutuhkan kehadiran sekolah rakyat yang gratis bagi masyarakat kurang mampu,” terangnya.

“Jadi, ini untuk anak-anak kita yang memang berasal dari keluarga yang kurang mampu,” imbuhnya menegaskan.

Sebelumnya, AHY meninjau langsung kesiapan sekolah rakyat di Sentra Antasena, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, yang akan mulai beroperasi pada 14 Juli 2025.

Sekolah ini merupakan bagian dari program strategis Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia.

Sekolah rakyat di Sentra Antasena telah selesai direnovasi dan siap menampung sekitar 100 siswa, terbagi rata antara siswa laki-laki dan perempuan.

Fasilitas yang tersedia mencakup empat ruang kelas, asrama putra dan putri, ruang makan, laboratorium, dan ruang komputer.

Dengan luas lahan sekitar 2,3 hektare, sekolah ini dinilai memiliki fasilitas yang cukup lengkap dan ruang yang memadai untuk menunjang aktivitas positif siswa, termasuk lapangan basket dan lapangan tenis.

Renovasi sekolah dilakukan dengan anggaran Rp4,2 miliar, termasuk pengadaan tempat tidur, meja, dan perlengkapan mebel lainnya.

Peluncuran sekolah rakyat ini merupakan bagian dari program nasional yang secara serentak akan membuka 63 sekolah di berbagai daerah pada 14 Juli 2025.

Setiap sekolah ditargetkan menampung sekitar 100 siswa di empat kelas, dimulai dari kelas 10 atau tingkat pertama jenjang sekolah menengah atas.

Feed Update

Kapolri Janji Tuntaskan Kasus Rantis Polisi Lindas Driver Ojol

astakom.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa seluruh permasalahan terkait insiden kerusuhan usai demo di depan Gedung DPR/MPR RI akan ditangani...

Tujuh Anggota Brimob Diperiksa Buntut Insiden Rantis Lindas Driver Ojol

astakom.com, Jakarta – Insiden tragis yang menewaskan pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan (21) di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, kini memasuki babak baru penyelidikan. Affan...

Driver Ojol Tewas Terlindas Rantis Brimob, Kapolda Metro Minta Maaf

astakom.com, Jakarta - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri menyampaikan permohonan maaf mendalam kepada keluarga driver ojek online (ojol) yang tewas setelah...

Menkes: Campak Jauh Lebih Menular Daripada COVID-19

astakom.com, Sumenep - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan campak merupakan penyakit paling menular di dunia, bahkan jauh lebih menular dibandingkan COVID-19. Ia menyebut...

Terkini

Viral

Videos

00:02:09

Menlu Sugiono Melepas Bantuan Gempa Myanmar

00:03:02
00:03:10