astakom.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto yakin bahwa Indonesia punya kemampuan untuk menghadapi perubahan kebijakan perdagangan dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menetapkan tarif impor baru.
“Saya sangat prihatin, tapi ini fakta yang dihadapi semua dunia,” ujar Presiden Prabowo saat wawancara eksklusif dengan tujuh jurnalis di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, dikutip astakom.com, Senin (7/4).
Meskipun kebijakan itu menimbulkan kekhawatiran, Presiden Prabowo tetap percaya Indonesia bisa melewati masa sulit ini.
Ia menekankan, bahwa Indonesia memiliki pondasi yang kuat dan sudah terbukti mampu bertahan dalam berbagai krisis besar.
“Saya percaya basic kita kuat, whatever happened, saya kira kita akan survive. Kita survive krisis berkali-kali, 1998, 2008, termasuk Covid, tapi kuncinya kalau ada kerukunan,” tegasnya.
Namun, Presiden Prabowo juga mengakui bahwa sejumlah sektor industri dalam negeri kemungkinan besar akan terkena dampak.
Industri seperti tekstil, sepatu, garmen, furnitur, dan industri padat karya lainnya diperkirakan akan ikut merasakan imbas dari kebijakan tersebut.
Untuk itu, Orang nomor satu di Indonesia menegaskan akan segera berkoordinasi dengan para pelaku industri guna mencari solusi dan langkah-langkah antisipasi terhadap potensi kesulitan yang akan muncul.
“Saya harus kumpul dengan tokoh-tokoh industri, kita bicara, kita cari jalan keluar, kita mitigasi kesulitan yang akan ditimbulkan,” ucapnya.
Terkait kondisi pasar saham yang melemah, Presiden Prabowo menyebut bahwa dasar ekonomi Indonesia masih solid dan tidak perlu terlalu khawatir.
Ia menjelaskan bahwa pasar saham memang sangat bergantung pada mekanisme pasar, dan pergerakannya naik-turun adalah hal yang wajar.
Di sisi lain, ia juga menyoroti bahwa utang negara dan tingkat inflasi Indonesia tergolong rendah dibandingkan banyak negara lain di dunia.
“Kalau saya lihat, fundamental kita kuat. Apa yang terjadi di pasar saham, kita punya kekuatan dan kita akan investasi. Saya tidak terlalu takut dengan pasar modal karena Indonesia punya kekuatan,” tandasnya.
“Utang dibandingan dengan banyak negara, salah satu yang secara perbandingan terkecil di dunia. Inflasi kita terendah di dunia,” ujar Prabowo,” tandasnya lagi.(**)