Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

Festival UFO 2025 di Yogyakarta: Ketika Imajinasi, Sains, dan Seni Berjumpa di Bumi Jawa

astakom, Yogyakarta – Langit malam Jogja semakin semarak, bukan hanya oleh bintang, tapi juga oleh ribuan pengunjung yang larut dalam antusiasme Festival UFO 2025. Berlangsung selama empat hari, festival unik ini tak hanya menyuguhkan sensasi “berburu UFO”, tetapi juga menjadi ruang bertemunya imajinasi, sains, dan seni.

Diselenggarakan oleh Indonesia Space Science Society (ISSS) dan digelar di Space Village, festival ini menampilkan berbagai atraksi: Alien Village, UFO Village, lokakarya desain baju astronot, replika modul penjelajah Mars, serta pertunjukan multimedia bertema luar angkasa.

Menurut laporan yang dikutip Astakom dari Associated Press, ratusan pengunjung dari berbagai daerah bahkan rela datang mengenakan kostum alien dan astronot demi memeriahkan suasana. Festival ini juga dihadiri sejumlah seniman, ilmuwan, dan peneliti independen yang membagikan gagasan dan riset mereka seputar kemungkinan adanya kehidupan di luar bumi.

Imagining outer space, imagining the universe, is imagining limitlessness,” ujar Venzha Christ, direktur ISSS sekaligus penggagas festival ini, seperti dikutip Astakom dari AP News.

Meski bertajuk “UFO Festival”, acara ini tak semata membahas penampakan benda terbang misterius. Festival ini juga dirancang untuk:

Membuka diskusi ilmiah tentang eksoplanet dan tanda-tanda kehidupan di luar Bumi.

Mengajarkan sains antariksa kepada generasi muda melalui aktivitas kreatif dan lokakarya.

Memadukan seni kontemporer dengan teknologi melalui instalasi, pertunjukan cahaya, dan multimedia.

Dengan pendekatan lintas disiplin ini, penyelenggara berharap festival dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, sekaligus memperkuat budaya riset dan eksplorasi antariksa di Indonesia.

Dipilihnya Yogyakarta sebagai tuan rumah festival ini bukan tanpa alasan. Kota budaya ini memiliki reputasi sebagai ruang kreativitas yang memadukan tradisi, teknologi, dan seni. Dengan lokasi yang jauh dari polusi cahaya berlebihan, festival juga mengundang peserta untuk stargazing bersama di malam hari, memperkuat pengalaman “melihat ke langit” secara nyata.

Selain itu, festival ini menjadi salah satu agenda penting untuk memperkenalkan kembali pentingnya literasi sains, terutama di bidang astronomi dan eksplorasi luar angkasa, yang belakangan semakin ramai diperbincangkan mulai dari misi NASA, China, hingga kolaborasi internasional seperti peluncuran satelit NISAR.

Tak hanya pengunjung lokal, festival ini juga menarik minat wisatawan mancanegara dan pencinta budaya pop. Banyak yang hadir memakai kostum alien, topeng makhluk luar angkasa, hingga cosplay astronot ala film Interstellar atau Star Wars.

Replika UFO dan berbagai dekorasi tematik menjadi spot foto favorit, sementara panggung terbuka menampilkan pertunjukan musik dan instalasi seni bercahaya yang memanjakan indera.

Festival UFO 2025 di Yogyakarta membuktikan bahwa minat terhadap luar angkasa bukan hanya milik ilmuwan dan insinyur, tetapi juga seniman, anak-anak, hingga masyarakat umum.

Dengan memadukan edukasi, hiburan, dan budaya, acara ini membuka harapan baru: menjadikan antariksa sebagai ruang bersama untuk belajar, berimajinasi, dan bercita-cita tanpa batas.

Feed Update

Hilal Check! BMKG & BRIN Prediksi Lebaran 2026 Jatuh pada 21 Maret

astakom.com, Jakarta - Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, muncul diskursus mengenai perbedaan tanggal hari raya yang diprediksi jatuh antara 20 atau 21 Maret 2026. Sebagai rujukan...

Kemenpar Gaspol Benahi Standar Usaha Pariwisata, Perkuat Perizinan dan Sertifikasi

astakom.com, Jakarta – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar) terus memperkuat tata kelola sektor pariwisata dengan menekankan pentingnya perizinan, standardisasi, dan sertifikasi bagi pelaku usaha...

Mendikdasmen Resmikan 726 Sekolah Hasil Revitalisasi TA 2025 di Aceh

astakom.com, Jakarta — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun anggaran (TA) 2025 di Kabupaten Bireuen, Provinsi...

Eks Menag Yaqut Resmi Ditahan KPK Hari Ini untuk 20 Hari Pertama

astakom.com, Jakarta — Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut telah resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan tindak...

Satgas PKH Segel Tambang Ilegal PT Mineral Trobos di Malut, Denda lagi Dihitung

astakom.com, Jakarta — Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyegel area operasional PT Mineral Trobos yang diduga melakukan penambangan ilegal di kawasan hutan...

Seskab Teddy Minta Masyarakat Dukung PP Tunas: Lindungi Anak di Ruang Digital

astakom.com, Jakarta — Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengajak seluruh lapisan masyarakat mendukung implementasi Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2025 tentang Perlindungan Tata Kelola...