Senin, 16 Mar 2026
Senin, 16 Maret 2026

Menko Polkam Pastikan Kesiapsiagaan Nasional Hadapi Potensi Tsunami Imbas Gempa Dahsyat Rusia

astakom, Jakarta – Pemerintah bergerak cepat menyikapi potensi tsunami yang diperkirakan berdampak ke wilayah Indonesia, menyusul gempa dahsyat berkekuatan magnitudo (M) 8,7 yang mengguncang Pesisir Timur Kamchatka, Rusia, pada Rabu (30/7) pagi WIB.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Budi Gunawan menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah telah disiagakan untuk menghadapi segala kemungkinan yang timbul dari gempa besar tersebut.

“Seluruh komponen pemerintah baik pusat maupun daerah sudah siap untuk antisipasi dengan bergerak cepat dan tepat. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama pemerintah,” tegas Menko Budi dalam keterangan tertulisnya, dikutip astakom.com, Rabu (30/7).

Berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berpotensi menyebabkan kenaikan muka air laut hingga 0,5 meter di sejumlah wilayah Indonesia. Wilayah yang masuk dalam zona Waspada/Siaga antara lain Papua, Maluku Utara, Gorontalo, dan sebagian wilayah Sulawesi Utara.

Sebagai tindak lanjut, Menko Polkam telah menginstruksikan kementerian dan lembaga terkait, termasuk BNPB, BPBD, TNI/Polri, Basarnas, dan BMKG untuk mendirikan Posko Tanggap Darurat di provinsi-provinsi terdampak.

Selain itu, Menko Polkam juga telah mengintruksikan lembaga terkait untuk melakukan sejumlah upaya lain, di antaranya menyiagakan personel evakuasi dan SAR, mengamankan jalur evakuasi dan fasilitas vital, mengumumkan peringatan resmi secara berkala, dan memutakhirkan informasi setiap 30 menit hingga peringatan tsunami dinyatakan berakhir (all-clear).

Langkah ini juga mencakup kesiapsiagaan tim SAR laut dan udara di wilayah yang dianggap paling rawan serta pengurangan aktivitas di area pantai dan pelabuhan.

Sambil menunggu pernyataan resmi bahwa situasi telah aman, masyarakat diimbau untuk menjauhi area pantai, muara sungai, dan wilayah pesisir, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, menyiapkan kebutuhan darurat secukupnya, dan mematuhi jalur serta prosedur evakuasi sesuai arahan petugas di lapangan.

“Saya mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak panik, dan mengikuti instruksi resmi di lapangan,” tegas Menko Polkam.

Feed Update

Menko Yusril: Serangan terhadap Aktivis Andrie Yunus juga Serangan terhadap Demokrasi

astakom.com, Jakarta — Pemerintah lewat sejumlah menteri mengecam keras aksi penyiraman air keras yang dialami aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan...

Pemerintah Kecam Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis: Tegaskan Pengusutan Tuntas

astakom.com, Jakarta — Mengenai kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, Pemerintah menyampaikan keprihatinan...

Pemerintah Gercep Auto Pulangin 34 WNI Gelombang Kedua dari Iran!

astakom.com, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sedang menyiapkan kepulangan 34 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran pada minggu ini akibat meningkatnya ketegangan geopolitik...

Pemerintah Pastikan Stok BBM Aman Jelang Idulfitri

astakom.com, Jakarta – Pemerintah memastikan cadangan energi nasional dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kepastian tersebut disampaikan oleh Menteri Energi dan...

Presiden Prabowo Siapkan Langkah Hadapi Dampak Konflik Global

astakom.com, Jakarta – Prabowo Subianto mengingatkan seluruh jajaran pemerintah untuk tetap waspada terhadap dinamika global yang saat ini berkembang, terutama konflik yang terjadi di...

Satgas PRR Laporkan Sumut dan Sumbar Nol Pengungsi di Tenda jelang Lebaran

astakom.com, Jakarta — Satgas Perceptan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera melaporkan bahwa pihaknya berhasil capai nol pengungsi di tenda di wilayah Sumatera Utara...