Minggu, 15 Mar 2026
Minggu, 15 Maret 2026

Wacana AI dan Coding Masuk Kurikulum Sekolah Rakyat, Akademisi Ingatkan Ini

astakom, Jakarta – Wacana pemerintah untuk memasukkan pembelajaran terkait teknologi kecerdasan buatan atau artificial inteligence (AI) dan coding dalam kurikulum Sekolah Rakyat (SR) menuai respon positif dari kalangan akademisi, salah satunya Syamsul Fatria.

Akademisi dari Universitas Al-Azhar itu menilai, bahwa pengintegrasian materi pembelajaran tentang dunia teknologi pada sekolah yang menyasar anak dari keluarga tidak mampu, menjadi terobosan apik dari pemerintah.

Kendati demikian, terdapat sejumlah tantangan yang menurut Syamsul harus diantisipasi oleh pemerintah. Salah satu poin krusialnya tak lain adalah tentang kesiapan sumber daya manusia (SDM)-nya.

Menurut Syamsul, ketersediaan guru yang kompeten dalam bidang AI dan coding menjadi faktor penentu keberhasilan rencana tersebut.

“Pelatihan intensif bagi para guru Sekolah Rakyat akan sangat diperlukan. Kurikulum yang disusun juga harus adaptif dan disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa, agar tidak menjadi beban melainkan stimulasi,” jelasnya kepada Jurnalis astakom.com, Minggu (6/7).

Selain itu, Syamsul juga menekankan pentingnya infrastruktur digital yang memadai di 100 titik Sekolah Rakyat yang akan beroperasi pada 14 Juli 2025 itu.

Ia mengingatkan, bahwa akses internet yang stabil dan perangkat keras yang mendukung pembelajaran AI dan coding harus terjamin.

“Tanpa infrastruktur yang kuat, niat baik ini akan sulit terwujud secara optimal,” tambahnya.

Untuk itu, Syamsul memandang sinergi antar kementerian/lembaga menjadi kunci untuk mencapai tujuan besar pendirian Sekolah Rakyat, yakni menciptakan generasi bangsa untuk menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045.

“Namun, kerja sama ini harus diterjemahkan dalam bentuk sinergi nyata dalam pengembangan kurikulum, pelatihan guru, dan penyediaan fasilitas,” tandas Syamsul.

Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos, Idit Supriadi Priatna mengungkapkan bahwa pihaknya membuka peluang untuk memasukkan pembelajaran AI dan Coding di kurikulum Sekolah Rakyat.

Menurutnya, gagasan ini merupakan rancangan jangka panjang, sebagai bagian dalam mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

“Kemungkinan (AI dan coding masuk kurikulum Sekolah Rakyat), jadi dirancang untuk ke depan ya ini. Bukan hanya kekinian, tapi ini dipersiapkan anak-anak untuk ke depannya,” ujar Idit, Sabtu (5/7).

Idit menjelaskan, bahwa Sekolah Rakyat yang akan mulai beroperasi pada 14 Juli 2025 ini akan mengadopsi kurikulum nasional. Selain itu, beragam kegiatan ekstrakurikuler juga akan tersedia, termasuk ekstrakulikuler di bidang digital.

“Kalau kurikulum secara mayor, kurikulum nasional tentunya nanti ada muatan-muatan tambahan di ekstrakurikuler, tentunya termasuk di bidang digital,” ungkapnya.

Feed Update

Korlantas Polri Catat 459 Ribu Kendaraan telah Keluar dari Jakarta

astakom.com, Jakarta — Memasuki momen mudik Lebaran 2026, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyebut sebanyak 459.570 kendaraan telah keluar dari Jakarta. Laporan ini disampaikan Korlantas...

Momen Bahlil Bercanda Nyeletuk ‘Uang Terus’ saat Amran Ajukan Pinjaman ke Purbaya

astakom.com, Jakarta — Momen lucu terjadi saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, ketika Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, memaparkan laporan komoditas...

Presiden Prabowo: Semua Kekayaan Alam Indonesia Milik Bangsa, Bukan Pengusaha

astakom.com, Jakarta — Membahas mengenai kekayaan alam, Presiden RI Prabowo Subianto menekankan bahwa seluruh kekayaan alam atau sumber daya alam (SDA) di Indonesia adalah...

Cendikiawan NU: Perang Amerika-Iran-Israel Jangan Bawa- Bawa Agama!

astakom.com, Jakarta- Pada sebuah Talkshow di stasiun Tv Nasional, cendikiawan muda NU Islah Bahrawi atau sosok yang biasa disapa Cak Islah ini menekankan tidak...

Perempuan Gerindra Gelar Santunan Anak Yatim dan Bagikan 1.000 Paket Sembako

astakom.com, Jakarta – Jumat berkah. Begitulah gambaran suasana hangat dan penuh kebersamaan yang terpancar di Kantor DPP Partai Gerindra pada Jumat sore (13/3/2026). Momen hangat...

Presiden Prabowo dan Jajarannya Membayar Zakat, Baznas: Teladan Pemimpin Dorong Kepercayaan Publik

astakom.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto hingga jajaran menteri, wakil menteri Kabinet Merah Putih membayar zakat ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana...