Sabtu, 14 Mar 2026
Sabtu, 14 Maret 2026

Merawat Toleransi dari Grogol: Tidar Jakarta Barat Ajak Warga Bersihkan Rumah Ibadah

astakom, Jakarta — Di tengah riuhnya hiruk-pikuk ibu kota, ada yang berbeda di akhir pekan kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Sekelompok anak muda dari organisasi Tunas Indonesia Raya (Tidar) Jakarta Barat tampak sibuk membersihkan halaman sebuah mushola dan gereja. Bukan sekadar kegiatan sosial biasa, aksi yang mereka namai “Tiba-Tiba Bersih” ini membawa pesan yang lebih dalam: merawat toleransi dan memperkuat nilai gotong royong lintas iman.

Kegiatan ini digelar serentak di dua tempat ibadah—sebuah gereja dan sebuah mushola—sebagai simbol kebersamaan dan pengakuan akan keberagaman yang menjadi wajah Indonesia. “Sinergi Gotong Royong” menjadi tema utama, yang tak hanya menjadi jargon, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata.

Ketua Umum Tidar, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, hadir langsung untuk memberi dukungan. Ia mengapresiasi semangat para kader muda yang tak ragu menyingsingkan lengan baju demi menjaga keharmonisan antarumat beragama.

“Ini bukan hanya soal membersihkan tempat ibadah, tapi membersihkan hati kita dari prasangka dan sekat-sekat yang tak perlu,” ujarnya hangat.

Hal senada disampaikan oleh Ketua PC Tidar Jakarta Barat, Halim Ritonga, yang menegaskan pentingnya membangun kesadaran kolektif untuk merangkul perbedaan. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari proses pendidikan sosial untuk generasi muda.

“Keragaman agama adalah kenyataan yang harus kita rangkul, bukan dijadikan sekat. Lewat kegiatan sederhana ini, kami ingin menunjukkan bahwa perbedaan bisa menjadi kekuatan,” tutur Halim.

Bagi Abi Yu’lla, ketua pelaksana kegiatan, momen ini menjadi pengingat bahwa Tidar akan genap berusia 17 tahun pada 7 Juli mendatang. Di usia yang memasuki masa kedewasaan organisasi, ia berharap semangat toleransi dan kontribusi nyata semakin mengakar dalam gerakan mereka.

“Kami ingin Tidar hadir sebagai kekuatan positif yang terus menyalakan harapan, khususnya bagi generasi muda yang ingin Indonesia tetap damai dan bersatu,” ucap Abi.

Aksi sosial ini bukan sekadar ritual seremonial, melainkan cerminan nilai-nilai luhur bangsa yang tengah diuji di tengah maraknya polarisasi sosial. Di bawah terik matahari dan di sela canda tawa para relawan, terselip pesan kuat: toleransi bukan teori, melainkan praktik sehari-hari.

Lewat sapu dan pel, para kader Tidar Jakarta Barat merangkai cerita baru tentang Indonesia, sebuah negeri yang rukun karena perbedaan, bukan meski berbeda. Dari Grogol Petamburan, semangat gotong royong dan toleransi itu kembali dihidupkan

Feed Update

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Dorong Pabrik Indarung I Jadi Spot Seni Baru

astakom.com, Jakarta – Menteri Kebudayaan Fadli Zon meninjau kawasan Pabrik Indarung I yang merupakan bagian dari kompleks industri milik PT Semen Padang. Kunjungan ini...

Jelang Lebaran, Ketua MPR Salurkan 5.000 Paket Bantuan untuk Korban Bencana di Sumut

Astakom, Medan — Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyalurkan 5.000 paket bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera...

Momen Anak-anak Antusias Sambut Kapal Pengantar MBG di Pesisir Danau Sentani

astakom.com, Jakarta — Penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Danau Sentani Kabupaten Jayapura, Papua, dilakukan dengan berbeda. MBG yang didistribusikan untuk anak sekolah, ibu...

Gen Z Sudah Tahu Belum? Mudik Itu Singkatanya Adalah…

astakom.com, Jakarta - Jelang lebaran 2026, ada kebiasaan urban yang selalu terjadi di masyarkat Indonesia, 'Mudik'. Kata ini selalu muncul di televisi maupun media...

Jalur Pemudik dan Pelancong Palabuhanratu Rusak hingga Viral, Dedi Mulyadi Bilang “Itu Bukan Jalan Provinsi!”

astakom.com, Jakarta - Jelang lebaran biasanya dibarengi dengan musim mudik dan liburan. Dan yang paling utama bagi pemudik dan pelancong liburan adalah kemanan jalur...

Momen Warga Aceh Tamiang ‘War’ Takjil, UMKM Kembali Pulih Pascabencana

astakom.com, Jakarta — Upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi Sumatera yang jadi komitmen pemerintah semakin tampak hasilnya di lapangan. Di Aceh Tamiang, ramai-ramai masyarakat berburu takjil...