Minggu, 15 Mar 2026
Minggu, 15 Maret 2026

Demi Ketahanan Pangan Nasional, Kementerian PU Serius Tangani Sampah di Irigasi

astakom, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menaruh perhatian serius terhadap peran strategis irigasi dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional. Salah satu fokus utama adalah penanganan sampah yang kerap menghambat distribusi air ke lahan pertanian.

Menteri PU, Dody Hanggodo menegaskan bahwa keberlanjutan fungsi bendung dan saluran irigasi menjadi kunci agar sistem distribusi air dapat berjalan lebih efisien dan merata.

“Irigasi memiliki peran vital dalam mendukung swasembada pangan,” ujar Menteri Dody, sebagaimana tertuang dalam siaran pers resmi Kementerian PU, yang dikutip astakom.com, Sabtu (5/7).

Dalam mendukung upaya tersebut, Kementerian PU melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung terus mengembangkan pengelolaan sampah di saluran irigasi, khususnya di Daerah Irigasi (DI) Rentang dan DI Kamun yang mencakup wilayah Kabupaten Majalengka, Indramayu, dan Cirebon.

Sampah yang terangkut dari saluran irigasi nantinya akan diproses di Workshop Pengolahan Sampah di kawasan Bendung Rentang. Di tempat ini, sampah dipilah dan didaur ulang berdasarkan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R). Sampah organik diolah menjadi kompos, sedangkan sampah plastik diproses menjadi briket serta produk daur ulang lainnya.

Kepala BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Dwi Agus Kuncoro, mengungkapkan bahwa proses pengolahan ini mampu menangani sekitar 500 kilogram sampah per hari.

“Salah satu tantangan utama dalam pengelolaan irigasi adalah penumpukan sampah di saluran yang mengganggu aliran air. Melalui pengolahan ini, kami berharap distribusi air semakin lancar dan produktivitas pertanian meningkat,” jelas Dwi Agus.

Selain pengelolaan sampah, BBWS Cimanuk-Cisanggarung juga tengah melakukan modernisasi DI Rentang. Modernisasi ini mencakup peningkatan keandalan penyediaan air, perbaikan prasarana, manajemen irigasi, penguatan kelembagaan pengelola, serta pengembangan sumber daya manusia.

Saat ini, DI Rentang melayani lahan pertanian seluas 87.840 hektare di wilayah Majalengka, Cirebon, dan Indramayu, yang seluruhnya bergantung pada debit air dari Sungai Cimanuk.

Melalui program modernisasi tersebut, fungsi irigasi diharapkan dapat efektif, efisien, dan berkelanjutan dalam mendukung terciptanya ketahanan pangan nasional, sebagaimana Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Dengan adanya program ini, produktivitas padi diharapkan dapat meningkat dari 5,6 ton per hektare menjadi 6,5 ton per hektare, luas tanam dari 43.229 hektare menjadi 86.423 hektare, serta indeks pertanaman dari 120 persen menjadi 230 persen.

Feed Update

Korlantas Polri Catat 459 Ribu Kendaraan telah Keluar dari Jakarta

astakom.com, Jakarta — Memasuki momen mudik Lebaran 2026, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyebut sebanyak 459.570 kendaraan telah keluar dari Jakarta. Laporan ini disampaikan Korlantas...

Momen Bahlil Bercanda Nyeletuk ‘Uang Terus’ saat Amran Ajukan Pinjaman ke Purbaya

astakom.com, Jakarta — Momen lucu terjadi saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, ketika Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, memaparkan laporan komoditas...

Presiden Prabowo: Semua Kekayaan Alam Indonesia Milik Bangsa, Bukan Pengusaha

astakom.com, Jakarta — Membahas mengenai kekayaan alam, Presiden RI Prabowo Subianto menekankan bahwa seluruh kekayaan alam atau sumber daya alam (SDA) di Indonesia adalah...

Cendikiawan NU: Perang Amerika-Iran-Israel Jangan Bawa- Bawa Agama!

astakom.com, Jakarta- Pada sebuah Talkshow di stasiun Tv Nasional, cendikiawan muda NU Islah Bahrawi atau sosok yang biasa disapa Cak Islah ini menekankan tidak...

Perempuan Gerindra Gelar Santunan Anak Yatim dan Bagikan 1.000 Paket Sembako

astakom.com, Jakarta – Jumat berkah. Begitulah gambaran suasana hangat dan penuh kebersamaan yang terpancar di Kantor DPP Partai Gerindra pada Jumat sore (13/3/2026). Momen hangat...

Presiden Prabowo dan Jajarannya Membayar Zakat, Baznas: Teladan Pemimpin Dorong Kepercayaan Publik

astakom.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto hingga jajaran menteri, wakil menteri Kabinet Merah Putih membayar zakat ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana...