Senin, 16 Mar 2026
Senin, 16 Maret 2026

Menag Sebut Pahala Makcomblang Setara Bangun Masjid

astakom, Jakarta – Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyerukan peran aktif masyarakat dalam membantu menjodohkan sesama, terutama mereka yang sudah memasuki usia menikah namun belum menemukan pasangan.

Dalam pandangannya, menjadi makcomblang bukan hanya kegiatan sosial biasa, tetapi memiliki nilai spiritual yang tinggi, dimana pahala yang didapat setara dengan membangun masjid.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara Nikah Massal yang diikuti oleh 100 pasangan, sebagai rangkaian acara peringatan Tahun Baru Hijriah bertajuk ‘Peaceful Muharram’ di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (28/6).

Dalam sambutannya, Nasaruddin menekankan bahwa pernikahan adalah bagian dari ajaran Rasulullah SAW. Setiap makhluk diciptakan berpasangan, sehingga menyegerakan pernikahan bagi yang sudah siap merupakan langkah yang disarankan dalam Islam.

“Segala sesuatu diciptakan berpasangan. Maka siapa yang sudah siap, segerakanlah menikah. Dan bagi yang belum memiliki pasangan, peran makcomblang sangat penting. Itu pekerjaan yang mulia, bahkan pahalanya bisa setara dengan membangun masjid,” ujarnya, dikutip astakom.com, Sabtu (28/6).

Pernyataan tersebut sontak menjadi perhatian para hadirin, mengingat fenomena menurunnya angka pernikahan di kalangan usia muda beberapa tahun terakhir. Biaya hidup yang tinggi, ketidakstabilan ekonomi, serta perubahan pola sosial disebut-sebut sebagai faktor utama.

Menag menyampaikan bahwa peran makcomblang tidak boleh dianggap remeh, bahkan bisa menjadi solusi nyata dalam menghadapi tantangan sosial tersebut. Dalam pandangannya, membantu seseorang menikah bukan hanya tentang menjodohkan dua individu, tapi juga membangun fondasi keluarga yang menjadi pilar bangsa.

“Jangan ragu mengambil peran itu. Jika kita tahu ada dua orang yang sama-sama belum menikah, bantu pertemukan mereka. Itu kontribusi nyata dalam ibadah sosial,” tutur pria yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal tersebut.

Selain soal makcomblang, Menag juga menyampaikan pesan penting lainnya seputar dinamika rumah tangga, pentingnya pencatatan pernikahan, serta rencana pemerintah melanjutkan program nikah massal untuk ribuan pasangan di seluruh Indonesia.

Acara nikah massal kali ini tidak hanya memfasilitasi akad nikah, tetapi juga menyediakan bantuan modal usaha sebesar Rp2,5 juta per pasangan dari BAZNAS, fasilitas hotel, serta bimbingan pasca-nikah. Negara, kata Menag, hadir bukan hanya dalam urusan hukum, tetapi juga dalam kehidupan riil warganya.

Dengan seruan ini, Kementerian Agama (Kemenag) berharap masyarakat tidak hanya melihat pernikahan sebagai urusan pribadi, tetapi juga sebagai tanggung jawab bersama. “Kalau kita bisa bantu orang lain menikah, kita bantu mereka membuka pintu berkah,” pungkas Menag.

Feed Update

Menko Yusril: Serangan terhadap Aktivis Andrie Yunus juga Serangan terhadap Demokrasi

astakom.com, Jakarta — Pemerintah lewat sejumlah menteri mengecam keras aksi penyiraman air keras yang dialami aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan...

Pemerintah Kecam Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis: Tegaskan Pengusutan Tuntas

astakom.com, Jakarta — Mengenai kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, Pemerintah menyampaikan keprihatinan...

Pemerintah Gercep Auto Pulangin 34 WNI Gelombang Kedua dari Iran!

astakom.com, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sedang menyiapkan kepulangan 34 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran pada minggu ini akibat meningkatnya ketegangan geopolitik...

Pemerintah Pastikan Stok BBM Aman Jelang Idulfitri

astakom.com, Jakarta – Pemerintah memastikan cadangan energi nasional dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kepastian tersebut disampaikan oleh Menteri Energi dan...

Presiden Prabowo Siapkan Langkah Hadapi Dampak Konflik Global

astakom.com, Jakarta – Prabowo Subianto mengingatkan seluruh jajaran pemerintah untuk tetap waspada terhadap dinamika global yang saat ini berkembang, terutama konflik yang terjadi di...

Satgas PRR Laporkan Sumut dan Sumbar Nol Pengungsi di Tenda jelang Lebaran

astakom.com, Jakarta — Satgas Perceptan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera melaporkan bahwa pihaknya berhasil capai nol pengungsi di tenda di wilayah Sumatera Utara...