Senin, 16 Mar 2026
Senin, 16 Maret 2026

Atasi Bansos Gagal Salur, Gus Ipul: 580 Ribu Lebih Sudah Cair

astakom, Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) menyampaikan bahwa dari 1,3 juta bantuan sosial (bansos) yang sempat gagal disalurkan karena kendala rekening, sebanyak 580.798 keluarga penerima manfaat (KPM) kini sudah berhasil menerima bantuan.

“Kemarin saya sampaikan 1,3 juta gagal salur, hingga hari ini 580 ribu lebih sudah berhasil cair. Sisanya, 768.381 KPM masih dalam proses perbaikan dengan rincian 751.067 KPM via Himbara dan 17.314 KPM via PT Pos,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam konferensi pers di Kantor Kemensos, Jakarta, Kamis (19/6).

Gus Ipul menjelaskan, penyaluran bansos saat ini telah menjangkau:
• 8.028.881 KPM PKH (80,3 persen)
• 14.810.907 KPM Sembako (81 persen)

Sementara itu, masih ada:
• 1.945.399 KPM PKH (19,4 persen) dalam proses pembukaan rekening
• 2.723.515 KPM Sembako (14,9 persen) dalam proses pembukaan rekening
• 25.720 KPM PKH (0,3 persen) dan 742.661 KPM Sembako (4,1 persen) sedang perbaikan data

Untuk memperlancar proses, Kemensos terus berkoordinasi dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) terkait pembuatan kartu rekening kolektif. Namun, menurut Gus Ipul, pencetakan kartu memerlukan waktu yang cukup lama.

Menurut Gus Ipul, sejumlah penyebab kegagalan salur di antaranya: rekening pasif, rekening tidak ditemukan, nama rekening tidak sesuai, kartu belum terbit atau tidak aktif, dan nomor kartu salah.

Meski begitu, hasil koordinasi Kemensos dan Himbara menghasilkan beberapa langkah, di antaranya: Bank mengonfirmasi nomor kartu yang aktif, Bank menjelaskan alasan rekening tidak ditemukan.

Lalu, juga nama yang berbeda disesuaikan sesuai petunjuk teknis bansos, rekening baru diproses untuk KPM yang memenuhi syarat, serta, kKemensos melengkapi data alamat (Dusun, RT, RW) untuk distribusi kartu.

Kemensos juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi melalui fitur “Usul dan Sanggah” di aplikasi Cek Bansos. “Kami buka ruang seluas-luasnya untuk masyarakat mengusulkan atau menyanggah data bansos,” kata Gus Ipul.

Gus Ipul menambahkan, sejak Mei hingga kini tercatat 363.472 pengajuan usulan, dan 2.829 sanggahan dari masyarakat yang menilai ada KPM tidak layak menerima bansos.

Ia mengapresiasi partisipasi publik ini sebagai bagian dari proses pemutakhiran data. “Ini membantu kami melihat kondisi objektif di lapangan. Semakin banyak masyarakat terlibat, data bansos akan semakin akurat dan adil,” ujarnya.

Usulan dan sanggahan masyarakat ini akan digabungkan dengan data dari operator SIKS-NG Dinas Sosial dan Desa/Kelurahan, lalu diverifikasi langsung di lapangan untuk menentukan kelayakan penerima.

Feed Update

Menko Yusril: Serangan terhadap Aktivis Andrie Yunus juga Serangan terhadap Demokrasi

astakom.com, Jakarta — Pemerintah lewat sejumlah menteri mengecam keras aksi penyiraman air keras yang dialami aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan...

Pemerintah Kecam Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis: Tegaskan Pengusutan Tuntas

astakom.com, Jakarta — Mengenai kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, Pemerintah menyampaikan keprihatinan...

Pemerintah Gercep Auto Pulangin 34 WNI Gelombang Kedua dari Iran!

astakom.com, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sedang menyiapkan kepulangan 34 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran pada minggu ini akibat meningkatnya ketegangan geopolitik...

Pemerintah Pastikan Stok BBM Aman Jelang Idulfitri

astakom.com, Jakarta – Pemerintah memastikan cadangan energi nasional dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kepastian tersebut disampaikan oleh Menteri Energi dan...

Presiden Prabowo Siapkan Langkah Hadapi Dampak Konflik Global

astakom.com, Jakarta – Prabowo Subianto mengingatkan seluruh jajaran pemerintah untuk tetap waspada terhadap dinamika global yang saat ini berkembang, terutama konflik yang terjadi di...

Satgas PRR Laporkan Sumut dan Sumbar Nol Pengungsi di Tenda jelang Lebaran

astakom.com, Jakarta — Satgas Perceptan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera melaporkan bahwa pihaknya berhasil capai nol pengungsi di tenda di wilayah Sumatera Utara...