Senin, 16 Mar 2026
Senin, 16 Maret 2026

Jelang PON Kudus, Legislator Gerindra Soroti Persiapan Atlet DKI

astakom, Jakarta — Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Khusus Beladiri di Kudus pada Oktober 2025, anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra, Anggi Arando Siregar, menyoroti minimnya persiapan yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI, khususnya dalam pembinaan atlet pencak silat.

Arando mempertanyakan komitmen Pemprov DKI dalam mempersiapkan para atlet, mengingat PON Beladiri tinggal beberapa bulan lagi.

“Setelah kita melewati kegiatan PON 2024 tersebut, apakah pembinaan para atlet itu benar-benar dilakukan? Tahun 2025 ini ada namanya PON Beladiri di Kudus. Itu seharusnya pelatihan sudah dilakukan sejak tahun 2024,” kata Arando dalam keterangannya.

Arando menyebutkan, berdasarkan informasi dari beberapa cabang olahraga seperti pencak silat dan beladiri lainnya, belum ada program pelatihan yang dijalankan secara serius.

“Karena 2025, bulan Oktober di Kudus kita bawa nama DKI Jakarta, seharusnya itu sudah dibuat di tahun 2024. Sampai sekarang belum ada. Apakah anggarannya belum ada? Tapi saya lihat anggarannya ada, bahkan lebih dari cabang olahraga lain,” ujar Arando

Arando juga menekankan pentingnya pembinaan atlet pencak silat secara serius, mengingat organisasi pencak silat nasional dan internasional dipimpin oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.

“IPSI dan Presiden Federasi Pencak Silat di seluruh dunia diketuai oleh Bapak Prabowo Subianto. Kita sedang mendorong agar pencak silat bisa masuk Olimpiade 2028. Itu tidak bisa dikerjakan mendadak, harus dipersiapkan dari jauh-jauh hari,” jelasnya.

Anak buah Prabowo Subianto ini dari Partai Gerindra pun mempertanyakan langkah Dispora dan KONI DKI dalam membina atlet.

“Apa langkah DKI untuk ke depan? Karena menurut Bapak Prabowo, DKI adalah lumbung atlet pencak silat. Jadi persiapannya di mana? Seharusnya sudah dikerjakan di tahun 2024. Saya belum dapat laporan, tapi IPSI DKI Jakarta melaporkan bahwa Dispora dan KONI DKI belum ada pergerakan sama sekali untuk pencak silat,” tegasnya.

Arando berharap pemerintah daerah segera merespons agar potensi atlet DKI tidak terabaikan, terlebih PON Beladiri tinggal beberapa bulan lagi.

Feed Update

Momen Anak-anak di Aceh Tamiang Antusias dengan MBG: Program Favorit!

astakom.com, Jakarta — Momen kebahagiaan terpancar dari anak-anak di Desa Rantau Bintang, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, yang sebelumnya terdampak banjir bandang. Momen itu terekam...

Momen Seorang Nenek di Aceh Tamiang Bahagia Rumahnya Kembali Dibangun

astakom.com, Jakarta — Banjir bandang yang terjadi di Aceh pada tiga bulan lalu telah menghanyutkan tempat tinggal beserta isinya. Namun, sang nenek kini kembali...

Update Jalur Mudik 2026: Perbatasan Jambi–Palembang Macet Panjang, Kendaraan Mengular di Jalan Raya Lintas Sumatera

astakom.com, Palembang– Arus mudik pada jalur lalu lintas di Jalan Raya Jambi–Palembang dilaporkan mengalami kemacetan panjang pada Senin sore (16/3/2026). Pantauan langsung reporter astakom.com...

Legislator Gerindra Berbagi 3.000 Takjil untuk Pengendara di Kota Palu

astakom.com, Palu — Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Longki Djanggola, bersama kader, pemuda, dan simpatisan menggelar aksi sosial berbagi takjil...

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Dorong Pabrik Indarung I Jadi Spot Seni Baru

astakom.com, Jakarta – Menteri Kebudayaan Fadli Zon meninjau kawasan Pabrik Indarung I yang merupakan bagian dari kompleks industri milik PT Semen Padang. Kunjungan ini...

Jelang Lebaran, Ketua MPR Salurkan 5.000 Paket Bantuan untuk Korban Bencana di Sumut

Astakom, Medan — Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyalurkan 5.000 paket bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera...