Sabtu, 14 Mar 2026
Sabtu, 14 Maret 2026

Indonesia-Singapura Gaet Generasi Muda Wujudkan Ketahanan Pangan Masa Depan

astakom, Jakarta – Indonesia dan Singapura menyepakati penguatan kerja sama di sektor pertanian dengan menekankan pentingnya kolaborasi teknologi pangan, serta keterlibatan generasi muda dalam mewujudkan ketahanan pangan di masa depan.

Kesepakatan ini menjadi salah satu poin utama dalam pertemuan bilateral antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Airlangga Hartarto dan Deputy Prime Minister (DPM) sekaligus Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Gan Kim Yong.

Dalam pertemuan yang berlangsung di sela-sela agenda The 15th Indonesia-Singapore Six Bilateral Economic Working Groups Ministerial Meeting di Singapura, kedua negara menegaskan komitmen untuk memperkuat Six Bilateral Working Group (6WG), termasuk di sektor pertanian, energi, dan investasi.

Fokus kerja sama pertanian diarahkan pada pemanfaatan keunggulan masing-masing negara, yakni teknologi pangan dari Singapura dan sumber daya produksi dari Indonesia.

“Kerja sama teknologi pangan dan program Young Farmer dapat menjadi instrumen penguatan ketahanan pangan Indonesia dan Singapura,” tegas Menko Airlangga dalam keterangan tertulis yang dikutip astakom.com di Jakarta, Senin (16/6).

Dengan menggabungkan kapabilitas teknologi pertanian modern milik Singapura dan potensi lahan serta tenaga kerja muda dari Indonesia, kedua negara berharap dapat menciptakan sistem pangan yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

Keterlibatan generasi muda melalui program Young Farmer disebut sebagai elemen penting untuk membangun regenerasi petani dan mempercepat adopsi teknologi dalam sektor pertanian.

Program ini diharapkan mampu menarik minat anak muda terhadap sektor pangan yang selama ini kurang diminati karena dianggap kurang prospektif.

Selain bidang pertanian, pertemuan bilateral ini juga membahas sejumlah agenda strategis lainnya, termasuk pengembangan energi bersih, peningkatan investasi, serta peran aktif dalam kerja sama ekonomi regional dan global.

Namun demikian, sektor pangan menjadi sorotan tersendiri mengingat krisis pangan global yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi kawasan.

Feed Update

Rusia-China Bentrok Sama AS di DK PBB Demi Bela Iran!!

astakom.com, Jakarta - Amerika Serikat beserta sekutunya berkonflik dengan Rusia dan China di pertemuan Dewan Keamanan PBB ketika membahas Iran, Kamis (12/3/2026). Dalam pernyataan di...

Kapal di Hormuz ‘Menyamar’ Pakai Identitas China Biar Nggak Kena Sasaran!

astakom.com, Jakarta - Beberapa kapal komersial yang melewati Selat Hormuz dan Teluk Persia saat ini menerapkan strategi berbeda untuk menghindari serangan. Mereka mengganti identitas digital...

3 Syarat dari Iran Buat AS-Israel Kalau Mau Damai!! : Cek Rinciannya

astakom.com, Jakarta - Presiden Republik Islam Iran Masoud Pezeshkian telah mengemukakan tiga syarat untuk menghentikan perang yang kini berlangsung antara Iran, Amerika Serikat, dan...

Pemimpin Tertinggi Iran Siap Lock Selat Hormuz, Dunia Ketar-ketir?

astakom.com, Jakarta - Iran akan tetap blok Selat Hormuz, rute pelayaran minyak terpadat di dunia, berdasarkan pernyataan yang dihubungkan dengan Pemimpin Tertinggi Iran yang...

Macron Speak Up! Prajurit Prancis Tewas di Irak Akibat Serangan Iran

astakom.com, Jakarta - Kabar mengejutkan datang dari negara Prancis, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengungkapkan kalau ada satu anggota militer Prancis yang udah meninggal gara...

Pesawat Pengisian Bahan Bakar AS Jatuh di Irak Pas Lagi Operasi Lawan Iran!

astakom.com, Jakarta - Pusat Komando Amerika Serikat (AS) mengumumkan bahwa pesawat pengisian bahan bakar milik militer AS mengalami kecelakaan jatuh di Irak pada Kamis...