Senin, 16 Mar 2026
Senin, 16 Maret 2026

Gandeng Selandia Baru, RI Jadi Pemain Utama Industri Halal Makin Kuat

astakom, Jakarta – Posisi Indonesia sebagai pemain utama di industri halal global semakin kuat, setelah Pemerintah Indinesia menjalin kerja sama Jaminan Produk Halal (JPH) dengan pemerintah Selandia Baru.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman (MoU) tentang pengakuan timbal balik sistem halal antara kedua negara.

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan menyampaikan, bahwa penadatanganan kesepakatan merupakan pengakuan nyata dunia terhadap sistem halal Indonesia.

“Ini memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam industri halal global,” ujar Haikal Hasan dalam penandatangan MoU di Hotel Fairmont, Jakarta, dikutip astakom.com, Sabtu (14/6).

Pria yang akrab disapa Babe Haikal itu mengatakan, bahwa kesepakatan kerja sama ini secara praktis membuka jalan tol baru bagi perdagangan produk halal, mulai dari makanan, minuman, hingga produk hewani.

Birokrasi yang biasanya bikin pengusaha garuk-garuk kepala kini dipangkas, membuka akses cepat dan legal untuk pelaku industri kedua negara.

Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, Phillip Taula dalam kesempatan yang sama pun mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara Indonesia dan negaranya.

“Kami menyambut baik kolaborasi ini. Ini akan membuka akses perdagangan yang lebih cepat dan terpercaya untuk produk halal kedua negara,” ujar Phillip Taula.

Langkah ini tak cuma soal dokumen halal, tapi juga strategi diplomatik jangka panjang. Dengan sistem halal yang diakui timbal balik, pelaku industri di Indonesia dan Selandia Baru kini bisa bernapas lega.

Pasalnya, pasar produk halal kedua negara kini terbuka lebar, dan distribusi menjadi lebih efisien. Namun yang paling penting, kepastian hukum terkait produk halal antar kedua semakin terjamin.

Visi Indonesia Pusat Industri Halal Dunia

Tak bisa dipungkiri, sinergi ini menegaskan positioning Indonesia di panggung global sebagai kekuatan besar dalam ekosistem halal.

Bukan sekadar ingin jadi pasar, Indonesia ingin menjadi pusat di industri halal,
dari produksi, sertifikasi, hingga inovasi.

“Harapannya, kerja sama ini berdampak pada peningkatan produktivitas perdagangan yang saling menguntungkan kedua negara,” lanjut Babe Haikal.

Bahkan lebih dari itu, kerja sama ini menjadi gerbang menuju investasi halal lintas negara dan pengembangan riset bersama di sektor halal.

Gen Z Takeaway

Intinya, Indonesia makin pede jadi pusat industri halal dunia. Lewat MoU bareng Selandia Baru, urusan sertifikasi halal jadi kayak jalan tol—lebih cepat, gampang, dan resmi. Nggak cuma nguntungin dagang, tapi juga bikin posisi Indonesia makin solid di level global, plus buka peluang investasi dan riset halal bareng ke depannya.

Feed Update

Menlu Iran: Selat Hormuz Bebas, Kecuali Buat AS dan Israel!

astakom.com, Jakarta - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan kalau mereka memberi izin semua negara kecuali Amerika Serikat (AS) beserta Israel dan sekutunya...

Trump Berharap Keterlibatan Negara Lain Amankan Selat Hormuz, Amerika Menyerah?

astakom.com, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump udah menekan negara-negara lain buat mengirimkan kapal perang guna memastikan Selat Hormuz tetap terbuka untuk...

Iran Nangkep 20 Diduga Mata-mata Israel: Drama Banget!

astakom.com, Jakarta - Iran menangkap total 20 individu di bagian barat laut negara tersebut. Total dua puluh orang tersebut ditangkap karena diduga berkolaborasi dengan...

Netanyahu Masih Hidup? Iran: Kami Kejar Terus!

astakom.com, Jakarta - Konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran masih berlangsung di Timur Tengah (Timteng). Iran berkomitmen untuk mengejar dan membunuh...

Prabowo: Perang AS-Israel di Iran? Gak Rasional!

astakom.com, Jakarta - Prabowo Subianto, jenderal purnawirawan yang saat ini memimpin negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Ia menyatakan dalam wawancara kepada Bloomberg...

Iran Nolak Pesan Trump: Gencatan Senjata? No Way!

astakom.com, Jakarta - Teheran menolak dua permohonan dari utusan khusus Presiden AS Donald  Trump, Steve Witkoff, yang menginginkan penghentian gencatan senjata. Pemerintah Iran percaya bahwa...