Sabtu, 14 Mar 2026
Sabtu, 14 Maret 2026

Stabilitas Terjaga, Ekonomi Diakui! Tapi Hati-Hati dengan Harga dan Lapangan Kerja

astakom, Jakarta, — Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencatat lima rapor biru dalam tujuh bulan pertama pemerintahannya, berdasarkan survei nasional terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI Denny JA).

Kelima sektor tersebut adalah sosial budaya, keamanan, hukum, politik, dan ekonomi makro.

Menurut survei yang dilaksanakan pada 16–31 Mei 2025 dengan melibatkan 1.200 responden dan margin of error ±2,9 persen, 95,1 persen responden menilai kondisi sosial budaya nasional dalam keadaan baik hingga sangat baik. Ini adalah indikator tertinggi di antara semua sektor yang disurvei.

Sementara itu, tingkat kepuasan terhadap keamanan nasional mencapai 83,1 persen, diikuti oleh stabilitas politik 70,8 persen, penegakan hukum 67,8 persen, dan kinerja ekonomi makro 67,4 persen.

“Kelima indikator ini membentuk kerangka kokoh dari legitimasi awal. Dalam tradisi sosiologi politik, rasa aman, hukum yang berjalan, dan politik yang stabil adalah fondasi tak terlihat namun terasa. Mereka adalah dinding kepercayaan yang menopang rumah demokrasi,” tulis LSI Denny JA adalam laporannya, dikutip Kamis (5/6).

Kondisi ini mencerminkan bahwa meskipun terdapat tekanan ekonomi dunia yang belum teratasi sepenuhnya, publik tetap memandang pemerintahan Prabowo–Gibran memiliki pijakan kuat dalam menjaga stabilitas makro.

Di sisi lain, LSI Denny JA menyoroti bahwa dua sektor mendapat rapor merah, yakni lapangan pekerjaan (60,8 persen merasa semakin sulit dibanding tahun lalu) dan pemenuhan kebutuhan pokok (58,3 persen merasa semakin berat). Namun, kepercayaan publik tetap tinggi karena mereka menilai arah kebijakan secara umum berada di jalur yang benar.

“Sebesar 81 persen responden merasa Indonesia sedang berada di jalur yang tepat,” ungkap LSI Denny JA.

Kepercayaan ini juga dipengaruhi oleh personalitas Prabowo sendiri. “Prabowo memiliki tingkat pengenalan publik sebesar 98 persen dan kesukaan 94,4 persen,” catat LSI Denny JA.

Meski demikian, LSI Denny JA menegaskan pentingnya respons cepat terhadap tekanan ekonomi. “Lima rapor biru menunjukkan fondasi kokoh. Tapi dua rapor merah menunjukkan celah retak yang tak boleh diabaikan,” tulis laporan tersebut.

Feed Update

Presiden Prabowo dan Jajarannya Membayar Zakat, Baznas: Teladan Pemimpin Dorong Kepercayaan Publik

astakom.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto hingga jajaran menteri, wakil menteri Kabinet Merah Putih membayar zakat ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana...

Anak Buah Prabowo Apresiasi Persiapan Pengamanan Nyepi dan Lebaran 2026

Astakom.com, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Bimantoro Wiyono, memberikan apresiasi kepada jajaran Polri atas kesiapan mereka dalam mengamankan...

Sekolah Rakyat Diperluas, Budiman Sudjatmiko: Langkah Strategis Putus Rantai Kemiskinan

astakom.com, Jakarta — Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, menilai program Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda merupakan langkah strategis pemerintah...

Kemenkes Dukung PP Tunas, Soroti Dampak Kesehatan Anak

astakom.com, Jakarta - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) menyatakan dukungannya terhadap penguatan kebijakan perlindungan anak di ruang digital yang tengah didorong pemerintah melalui sejumlah...

Para Aktivis Internasional Apresiasi Presiden Prabowo: Presiden Paling Peduli Konservasi Gajah!

astakom.com, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penyelamatan populasi dan habitat gajah sebagai langkah intervensi negara melindungi satwa. Rencana Presiden...

Presiden Prabowo Siapkan Inpres Penyelamatan Populasi Gajah Sumatera dan Kalimantan

astakom.com, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penyelamatan populasi dan habitat gajah sebagai langkah intervensi negara melindungi satwa. Hal itu...