Senin, 16 Mar 2026
Senin, 16 Maret 2026

Infrastruktur NTT Harus Berbasis Data dan Libatkan UMKM

astakom, Kupang — Dalam sidang paripurna DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyuarakan arah baru pembangunan: infrastruktur yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal.

Pandangan ini disampaikan oleh Juru Bicara Fraksi PSI, Filmon Loasana, saat menyampaikan tanggapan resmi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi NTT Tahun 2025–2029, pada Selasa (3/6).

Di hadapan para anggota dewan dan jajaran pemerintah daerah, Filmon menekankan bahwa pembangunan infrastruktur tidak seharusnya hanya terpaku pada aspek fisik semata. Menurutnya, pendekatan yang lebih kontekstual dan berbasis data sangat dibutuhkan demi menciptakan dampak ekonomi yang riil dan berkelanjutan.

“Pemerintah perlu melakukan kajian potensi daerah secara komprehensif dan berbasis data yang akurat, agar setiap investasi infrastruktur benar-benar berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal dan tidak bersifat seremonial,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menggarisbawahi pentingnya arah pembangunan yang tidak sekadar membangun jalan, jembatan, atau gedung, tetapi lebih kepada bagaimana infrastruktur itu mampu mendukung produktivitas masyarakat, terutama sektor-sektor unggulan daerah seperti pertanian, perikanan, dan pariwisata.

Fraksi PSI juga menekankan perlunya pelibatan aktif masyarakat lokal dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam proses pembangunan. Keterlibatan ini, kata Filmon, akan menjadi kunci keberhasilan implementasi kebijakan di lapangan.

“Pelibatan aktif masyarakat lokal dan pelaku UMKM dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan menjadi kunci untuk memastikan manfaat pembangunan yang dirasakan,” tegasnya, seperti dikutip astakom.com.

Bagi Fraksi PSI, RPJMD 2025–2029 bukan sekadar dokumen rencana lima tahunan. Ini adalah fondasi strategis untuk memastikan bahwa pembangunan di NTT bergerak ke arah yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada kekuatan serta aspirasi masyarakat daerah.

Dengan sorotan tajam pada kualitas data, daya dukung lokal, dan partisipasi warga, pandangan PSI menjadi kontribusi penting dalam menyusun masa depan NTT yang lebih tangguh dan berdaya saing—sebuah arah pembangunan yang tidak hanya membangun fisik, tetapi juga membangun harapan dan kemandirian masyarakatnya.

Feed Update

Momen Anak-anak di Aceh Tamiang Antusias dengan MBG: Program Favorit!

astakom.com, Jakarta — Momen kebahagiaan terpancar dari anak-anak di Desa Rantau Bintang, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, yang sebelumnya terdampak banjir bandang. Momen itu terekam...

Momen Seorang Nenek di Aceh Tamiang Bahagia Rumahnya Kembali Dibangun

astakom.com, Jakarta — Banjir bandang yang terjadi di Aceh pada tiga bulan lalu telah menghanyutkan tempat tinggal beserta isinya. Namun, sang nenek kini kembali...

Update Jalur Mudik 2026: Perbatasan Jambi–Palembang Macet Panjang, Kendaraan Mengular di Jalan Raya Lintas Sumatera

astakom.com, Palembang– Arus mudik pada jalur lalu lintas di Jalan Raya Jambi–Palembang dilaporkan mengalami kemacetan panjang pada Senin sore (16/3/2026). Pantauan langsung reporter astakom.com...

Legislator Gerindra Berbagi 3.000 Takjil untuk Pengendara di Kota Palu

astakom.com, Palu — Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Longki Djanggola, bersama kader, pemuda, dan simpatisan menggelar aksi sosial berbagi takjil...

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Dorong Pabrik Indarung I Jadi Spot Seni Baru

astakom.com, Jakarta – Menteri Kebudayaan Fadli Zon meninjau kawasan Pabrik Indarung I yang merupakan bagian dari kompleks industri milik PT Semen Padang. Kunjungan ini...

Jelang Lebaran, Ketua MPR Salurkan 5.000 Paket Bantuan untuk Korban Bencana di Sumut

Astakom, Medan — Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyalurkan 5.000 paket bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera...