Minggu, 15 Mar 2026
Minggu, 15 Maret 2026

Peringati Hari Lahir Pancasila 2025, Menbud: Pancasila Rumah Besar Keberagaman

astakom, Jakarta – Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon menegaskan, bahwa Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teka normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945.

Menurutnya Pancasila adalah jiwa bangsa, pedoman hidup, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia.

Fadli Zon menyampaikan hal tersebut saat bertindak menjadi pembina dalam Upacara Bendera Peringatam Hari Lahir Pancasila 2025 di halaman Kompleks Kemdikbudristek, Senayan, Jakarta, Minggu (1/6).

“Upacara ini merupakan bentuk komitmen bersama melaksanakan Pancasila dalam tindakan dan pengarusutamaan di seluruh bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” kata Fadli.

Dalam upacara peringatan dilaksanakan bersama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”, Menbud mengajak untuk merenungkan kembali Pancasila.

“Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Ia mempersatukan lebih dari 280 juta jiwa dengan latar belakang suku, agama, ras, dan budaya dan bahasa yang berbeda.

Menurut Fadli, dalam Pancasila kita akan bisa belajar, bahwa kebhinekaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu.

Selain itu, Fadli menegaskan bahwa dalam konteks pembangunan nasional, pemerintah telah menetapkan Asta cita sebagai delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045.

“Salah satu yang paling fundamental dalam Asta Cita tersebut adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia,” tegas Menbud.

Pada kesempatan itu, ia juga menyebut pentingnya kesadaran bahwa kemajuan tanpa arah ideologis, akan mudah goyah. Begitu juga, kemajuan ekonomi tanpa pondasi nilai-nilai Pancasila, bisa melahirkan ketimpangan.

“Juga kemajuan teknologi tanpa bimbingan moral Pancasila, bisa menjerumuskan bangsa pada dehumanisasi,” imbuhnya.

Fadli mengingatkan, dalam era globalisasi yang semakin kompleks, tantangan terhadap Pancasila semakin nyata. “Melalui Asta Cita, kita dipanggil untuk melakukan revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam segala dimensi kehidupan dari pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang-ruang digital,” pungkasnya.

Feed Update

Korlantas Polri Catat 459 Ribu Kendaraan telah Keluar dari Jakarta

astakom.com, Jakarta — Memasuki momen mudik Lebaran 2026, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyebut sebanyak 459.570 kendaraan telah keluar dari Jakarta. Laporan ini disampaikan Korlantas...

Momen Bahlil Bercanda Nyeletuk ‘Uang Terus’ saat Amran Ajukan Pinjaman ke Purbaya

astakom.com, Jakarta — Momen lucu terjadi saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, ketika Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, memaparkan laporan komoditas...

Presiden Prabowo: Semua Kekayaan Alam Indonesia Milik Bangsa, Bukan Pengusaha

astakom.com, Jakarta — Membahas mengenai kekayaan alam, Presiden RI Prabowo Subianto menekankan bahwa seluruh kekayaan alam atau sumber daya alam (SDA) di Indonesia adalah...

Cendikiawan NU: Perang Amerika-Iran-Israel Jangan Bawa- Bawa Agama!

astakom.com, Jakarta- Pada sebuah Talkshow di stasiun Tv Nasional, cendikiawan muda NU Islah Bahrawi atau sosok yang biasa disapa Cak Islah ini menekankan tidak...

Perempuan Gerindra Gelar Santunan Anak Yatim dan Bagikan 1.000 Paket Sembako

astakom.com, Jakarta – Jumat berkah. Begitulah gambaran suasana hangat dan penuh kebersamaan yang terpancar di Kantor DPP Partai Gerindra pada Jumat sore (13/3/2026). Momen hangat...

Presiden Prabowo dan Jajarannya Membayar Zakat, Baznas: Teladan Pemimpin Dorong Kepercayaan Publik

astakom.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto hingga jajaran menteri, wakil menteri Kabinet Merah Putih membayar zakat ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana...