Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

Catat! Ini Waktu yang Tepat Luruskan Arah Kiblat

astakom, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengajak umat Muslim di Indonesia memanfaatkan fenomena langka Istiwa A‘zam untuk meluruskan kembali arah kiblat umat Muslim.

Sebagai informasi, bahwa Istiwa A‘zam merupakan peristiwa astronomi langka, dimana matahari tepat berada di atas Ka’bah. Sehingga fenomena ini memungkinkan siapa saja untuk mengkalibrasi ulang arah kiblat dengan akurasi sempurna.

Fenomena ini akan berlangsung dari tanggal 26 hingga 30 Mei 2025, dengan waktu puncak pada 28 Mei pukul 16.18 WIB atau 17.18 WITA. Momen serupa akan kembali terjadi pada 14–18 Juli 2025, dengan puncaknya pada 16 Juli pukul 16.27 WIB.

Hanya saja, fenomena ini terbatas untuk wilayah Indonesia bagian Barat dan Tengah bagian Barat, seperti Pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan Barat dan Tengah, Bali, dan sebagian Sulawesi bagian Barat.

Sementara masyarakat di wilayah Indonesia bagian Timur—termasuk Papua, Maluku, Nusa Tenggara Timur, dan sebagian Sulawesi Tengah dan Tenggara bisa menggunakan fenomena antipoda Ka’bah.

Pada saat itu, matahari berada di titik yang berseberangan langsung dengan Ka’bah, yang terjadi setiap 14 Januari pukul 06.30 WIT dan 29 November pukul 06.09 WIT.

Bagaimana Cara Menentukan Arah Kiblat?

BMKG membagikan cara mudah dan praktis bagi masyarakat untuk melakukan pengecekan arah kiblat sendiri tanpa bantuan alat digital:

  • Cocokkan jam Anda dengan jam atom BMKG (bisa diakses melalui situs resmi BMKG).
  • Siapkan benda tegak lurus, seperti tiang, tongkat, atau sisi dinding bangunan yang berdiri tegak di atas permukaan tanah datar.
  • Mulai kalibrasi sejak 5 menit sebelum hingga 5 menit setelah pukul 16.18 WIB (untuk wilayah Indonesia Barat) atau 17.18 WITA (untuk wilayah Indonesia Tengah).
  • Perhatikan arah bayangan yang terbentuk saat puncak waktu tersebut. Tarik garis lurus dari ujung bayangan ke dasar benda tegak. Itulah arah kiblat Anda.

Feed Update

Hilal Check! BMKG & BRIN Prediksi Lebaran 2026 Jatuh pada 21 Maret

astakom.com, Jakarta - Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, muncul diskursus mengenai perbedaan tanggal hari raya yang diprediksi jatuh antara 20 atau 21 Maret 2026. Sebagai rujukan...

Kemenpar Gaspol Benahi Standar Usaha Pariwisata, Perkuat Perizinan dan Sertifikasi

astakom.com, Jakarta – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar) terus memperkuat tata kelola sektor pariwisata dengan menekankan pentingnya perizinan, standardisasi, dan sertifikasi bagi pelaku usaha...

Mendikdasmen Resmikan 726 Sekolah Hasil Revitalisasi TA 2025 di Aceh

astakom.com, Jakarta — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun anggaran (TA) 2025 di Kabupaten Bireuen, Provinsi...

Eks Menag Yaqut Resmi Ditahan KPK Hari Ini untuk 20 Hari Pertama

astakom.com, Jakarta — Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut telah resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan tindak...

Satgas PKH Segel Tambang Ilegal PT Mineral Trobos di Malut, Denda lagi Dihitung

astakom.com, Jakarta — Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyegel area operasional PT Mineral Trobos yang diduga melakukan penambangan ilegal di kawasan hutan...

Seskab Teddy Minta Masyarakat Dukung PP Tunas: Lindungi Anak di Ruang Digital

astakom.com, Jakarta — Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengajak seluruh lapisan masyarakat mendukung implementasi Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2025 tentang Perlindungan Tata Kelola...