Sabtu, 14 Mar 2026
Sabtu, 14 Maret 2026

Kapuspen TNI: Tak Ada Perintah Represif ke Kampus

astakom, Jakarta – TNI menegaskan tidak ada instruksi kepada prajurit untuk bersikap represif atau mengintimidasi kampus dan mahasiswa.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Kristomei Sianturi menyampaikan hal tersebut usai upacara penyambutan Satgas Kontingen Garuda UNIFIL di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis, (24/4).

“Tidak ada perintah untuk represif, mengintimidasi, apalagi mencampuri urusan kampus,” tegas Mayjen TNI Kristomei Sianturi.

Kapuspen menyebut isu TNI masuk kampus telah dibesar-besarkan. Kerena menurutnya, kerja sama antara TNI dan dunia kampus sudah berlangsung lama, mulai dari pelatihan pertanian hingga pengembangan teknologi pertahanan seperti drone, radar, dan senjata.

Bahkan, pelatihan bela negara pun, katanya, diberikan atas permintaan kampus, bukan inisiatif sepihak TNI.

“Dari dulu kerja sama itu selalu ada. Dan berlangsung sudah lama. Contoh, misalnya prajurit TNI dilatih di IPB dalam rangka bekal untuk kompi pertanian. Kemudian kami TNI juga menggandeng teman‑teman dari universitas untuk pengembangan radar, drone, pengembangan senjata,” tambahnya.

Kristomei Sianturi mengajak publik, terutama mahasiswa, untuk kritis terhadap narasi negatif tersebut. Ia khawatir isu itu sengaja digulirkan untuk membenturkan TNI dan mahasiswa serta melemahkan sistem pertahanan negara.

“TNI tidak bermasalah dengan mahasiswa. Jangan sampai narasi ini justru memecah belah dan merongrong pemerintahan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan soal kehadiran babinsa di kampus belakangan ini. Menurutnya, itu bagian dari tugas monitoring wilayah, bukan untuk memata-matai. Tugas tersebut penting sebagai persiapan menghadapi ancaman seperti perang gerilya.

“Babinsa harus tahu siapa saja warganya, potensi wilayahnya. Itu bagian dari sistem pertahanan rakyat semesta,” pungkasnya

Feed Update

[OPINI] Masa Depan Pendidikan Dimulai dari Tubuh Pelajar

Oleh: Dany Rahmat Muharram (Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah) Astakom.com, Opini- Perdebatan tentang masa depan pendidikan Indonesia sering berpusat pada kurikulum, teknologi pembelajaran,...

Spill Selat Hormuz! Jalur Laut Sempit yang Jadi Gerbang Minyak Dunia

astakom.com , Jakarta – Nama Selat Hormuz kerap muncul setiap kali terjadi ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Meski terlihat kecil di peta dunia, selat...

Jakarta Bebas Ganjil Genap Sepekan Saat Libur Nyepi, Lebaran 2026, Ini Jadwal dan Ruas Jalannya!

astakom.com, Jakarta – Warga Jakarta bakal merasakan jalanan ibu kota tanpa aturan pembatasan kendaraan selama sepekan pada Maret 2026. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui...

Bikin Prabowo Terkesan di Peringatan Nuzulul Qur’an! Ini Profil Qori Cilik Zian Fahrezi

astakom.com, Jakarta - Sosok qori cilik yang mendapat perhatian dari Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan Nuzulul Qur’an di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3/2026) malam,...

Amalan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan! Raih Keutamaan Lailatul Qadar

astakom.com, Jakarta – Dilansir dari astakom.com pada Rabu, (11/3/2026), sepuluh malam terakhir Ramadan menjadi waktu paling istimewa bagi umat Islam untuk meraih Lailatul Qadar,...

Waspada! Hasil Skrining 7 Juta Anak: Kemenkes Temukan Ratusan Ribu Gejala Cemas dan Depresi

astakom.com, Jakarta – Pemerintah mengungkap temuan serius terkait kondisi kesehatan mental anak di Indonesia. Hasil skrining kesehatan terhadap sekitar 7 juta anak menunjukkan ratusan...